Bangun Kesadaran Hidup Aktif, UNESA Gelar Edukasi Pencegahan Perilaku Sedentari pada Anak Usia Sekolah
UNESA dorong siswa SMA ubah kebiasaan pasif lewat edukasi pencegahan gaya hidup sedentari, ajak generasi muda jadikan aktivitas fisik sebagai bagian hidup sehat sehari-hari.
SURABAYA, SJP - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Edukasi Pencegahan Gaya Hidup Sedentari pada Anak Usia Sekolah” telah dilaksanakan oleh tim dosen dari Program Studi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Kegiatan tersebut diketuai oleh Adi Pranoto dan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2025 bertempat di SMA Labschool Universitas Negeri Surabaya. Peserta kegiatan terdiri dari 50 siswa dan 10 guru pendamping.
Tujuan dari kegiatan itu adalah untuk memberikan edukasi dan kesadaran mengenai bahaya gaya hidup sedentari serta mendorong penerapan pola hidup aktif dan sehat di kalangan anak usia sekolah.
Gaya hidup sedentari yang ditandai dengan rendahnya aktivitas fisik dan tingginya penggunaan gawai menjadi salah satu faktor risiko penurunan kebugaran jasmani serta gangguan kesehatan pada usia muda.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:
- Pemaparan materi edukatif mengenai pengertian, penyebab, dan dampak gaya hidup sedentari terhadap kesehatan fisik dan mental.
- Diskusi interaktif dengan peserta terkait kebiasaan sehari-hari dan strategi pencegahan.
- Demonstrasi aktivitas fisik sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun rumah untuk meningkatkan kebugaran jasmani.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Para siswa aktif bertanya dan berpartisipasi dalam kegiatan praktik fisik. Guru pendamping juga turut serta dalam kegiatan untuk memperoleh pemahaman yang dapat diterapkan dalam program pembelajaran sekolah.
Dalam sambutannya, Adi Pranoto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi UNESA dalam upaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan melalui aktivitas fisik yang teratur.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat mengubah kebiasaan pasif menjadi lebih aktif dan sehat, serta menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Adi Pranoto.
Pihak SMA Labschool Universitas Negeri Surabaya menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan UNESA. Pihak sekolah juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan pendidikan menengah dalam meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik.
Kegiatan itu berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari seluruh peserta. Melalui pelaksanaan PKM tersebut, diharapkan dapat terwujud generasi muda yang aktif, sehat, dan produktif, serta mendukung program pemerintah dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

