Pemkab Gresik Sabet Gelar Kota Bersih di Usia ke-52, Diarak Meriah dengan Becak Listrik

Arak-arakan sertifikat penghargaan Kementrian Lingkungan Hidup itu berlangsung sejauh 2,7 kilometer mulai Stadion Gelora Joko Samudro sampai Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Meriah, arak-arakan dilakukan dengan menaiki becak listrik ramah lingkungan.

27 Feb 2026 - 17:59
Pemkab Gresik Sabet Gelar Kota Bersih di Usia ke-52, Diarak Meriah dengan Becak Listrik
Foto: Arak-arakan penghargaan kinerja penghargaan kinerja pengelolaan sampah sertifikat menuju kabupaten bersih dari Kementrian Lingkungan Hidup. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih penghargaan kinerja penghargaan kinerja pengelolaan sampah sertifikat menuju kabupaten bersih dari Kementrian Lingkungan Hidup di Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-52 dan Hari Jadi ke-539 Kabupaten Gresik.

Penghargaan yang diterima secara langsung dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, itu diarak meriah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Forkopimda, dan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan mengendarai becak listrik, Jumat (27/2/2026).

Arak-arakan sertifikat penghargaan Kementrian Lingkungan Hidup itu berlangsung sejauh 2,7 kilometer mulai Stadion Gelora Joko Samudro sampai Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).

Bupati Yani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan nasional atas komitmen dan kerja kolektif masyarakat Gresik dalam menjaga kebersihan serta meningkatkan tata kelola lingkungan secara berkelanjutan. 

Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus mengaitkan momentum penghargaan ini dengan peringatan hari jadi daerah.

"Alhamdulillah puji syukur di momen hari HUT Pemkab yang ke-52 dan Hari Jadi Gresik yang ke-539. Ada satu prestasi dalam kategori Kabupaten Bersih di tahun 2025. Ini menjadi satu penghargaan dari masyarakat Kabupaten Gresik," kata Yani.

Yani mengungkap, selain mendapat penghargaan sertifikat menuju kabupaten bersih, Pemkab Gresik juga menerima hadiah berupa tiga unit motor sampah sebagai dukungan operasional untuk memperkuat layanan pengelolaan sampah di lapangan.

Menurut dia, penghargaan dan hadiah ini tidak terlepas peran masyarakat dalam melaksanakan pengelolaan sampah. Seperti halnya masyarajat di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, yang telah berhasil dalam pengelolaan sampah Zero Waste.

Sampah yang berada di desa tersebut telah diolah setiap rumah menggunakan teknik biopori.

"Jadi sampah organik di pilah, kemudian sisa makanan dibuang di biopori tersebut. Mudah-mudahan Desa Raduboto bisa menjadi inspirasi desa-desa yang lain. Kemudian ada Kelurahan Sukorame juga mendapatkan penghargaan sebagai desa Kelurahan Proklim terbaik Nasional," jelasnya.

Pihaknya berharap di momentum peringatan HUT dan Hari Jadi Kabupaten Gresik ini jadi pemicu Pemkab Gresik semakin baik dan maju. "Mudah-mudahan ke depan Gresik semakin asri sesuai dengan program prioritas Bapak Presiden kita, aman, sehat, resik, dan indah," pungkasnya. (ADV)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow