Bak Drama, Bungkusan Kain Kafan di Bantur Malang Dikira Jasad Bayi, Ternyata Kucing!

Warga Bantur heboh temuan bungkusan kain kafan yang dikira jasad bayi. Setelah diperiksa polisi, ternyata isinya hanya tulang belulang kucing. Kepanikan berakhir antiklimaks!

01 Mar 2025 - 11:29
Bak Drama, Bungkusan Kain Kafan di Bantur Malang Dikira Jasad Bayi, Ternyata Kucing!
Sempat heboh! Akhirnya kepolisian periksa tulang terbungkus kain kafan yang diduga jasad bayi oleh warga Bantur (Humaspolres Malang for SJP)

MALANG,SJP – Warga Bantur sempat dibuat deg-degan setelah menemukan bungkusan kain kafan mencurigakan di belakang Pos Perhutani RPH Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. 

Awalnya, warga setempat mengira jasad bayi, bungkusan itu langsung bikin heboh satu desa. Namun, setelah diperiksa polisi, ternyata isinya bukan horor seperti di film-film, melainkan tulang belulang kucing!

Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, menjelaskan bahwa bungkusan itu pertama kali ditemukan oleh Misiyatun (78) saat sedang membersihkan rumput, Jumat (28/2/2025). 

Warga sempat curiga dan ketakutan kemudian mengambil langkah darurat, bungkusan itu dibungkus ulang dengan kain kafan bersih dan langsung dimakamkan di pemakaman umum Dusun Jeding, Desa Rejosari. 

Drama semakin intens ketika kabar ini menyebar dengan cepat, memunculkan berbagai spekulasi. Namun, karena penasaran tak kunjung reda, polisi pun turun tangan. Makam yang baru dibuat warga digali kembali demi kepastian. 

Hasilnya, bukannya temuan kriminal, yang muncul, malah tulang belulang dalam kondisi hancur serta rahang kecil bertaring dengan ciri khas kucing.

"Kami tegaskan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan hal mencurigakan," ujar AKP Totok, menenangkan suasana saat itu.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kebenaran sebelum menyebarkan informasi agar tidak memicu kepanikan massal. 

"Jika ada kejadian serupa, lebih baik segera lapor ke polisi agar dapat ditindaklanjuti dengan prosedur yang benar," tambahnya.

Jadi, buat warga yang sudah membayangkan skenario horor, bisa tenang sekarang. Kucing ini memang berakhir dengan pemakaman terhormat, tapi semoga, kejadian serupa ini tak lagi bikin heboh satu kampung! (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow