Arus Malang-Kepanjen Sempat Tersendat Usai Pohon Raksasa Roboh di Tepi Irigasi
Pohon karetan setinggi 20 meter tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen akibat akar tergerus irigasi, arus lalu lintas sempat tersendat.
MALANG, SJP – Arus lalu lintas di jalur nasional Malang-Kepanjen sempat tersendat setelah sebuah pohon karetan berukuran besar tumbang di Jalan Raya Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (20/5/2026) siang.
Pohon dengan diameter sekitar 50 sentimeter dan tinggi kurang lebih 20 meter itu roboh usai bagian akarnya tergerus aliran sungai irigasi di sekitar lokasi. Material pohon menutup separuh badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan laporan kejadian diterima sekitar pukul 14.05 WIB sebelum tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Pohon tumbang disebabkan akar di bagian bawah tergerus aliran irigasi. Dampaknya menutup sebagian jalur nasional Malang-Kepanjen dan sempat membuat arus kendaraan tersendat,” ujar Sadono, dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2026).
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Polsek Kepanjen, Bina Marga, PMI, perangkat desa, relawan hingga masyarakat sekitar dikerahkan guna mempercepat proses evakuasi dan pembersihan material pohon.
Petugas menggunakan chainsaw untuk memotong batang dan ranting pohon agar akses jalan bisa segera dibuka kembali.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sekitar pukul 14.50 WIB, proses penanganan rampung dan arus lalu lintas kembali normal," tutupnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat kondisi cuaca ekstrem dan area sekitar pohon mengalami pengikisan tanah maupun aliran air. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

