10 Rumah Dilaporkan Rusak akibat Ledakan Misterius di Mojokerto, Pemkab Siapkan Bantuan
Bantuan perbaikan dari Pemkab Mojokerto menunggu hasil penyelidikan polisi.
MOJOKERTO, SJP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sedikitnya ada 10 rumah rusak akibat ledakan misterius yang bersumber dari rumah anggota polisi, di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Dua rumah rusak parah adalah milik Aipda Maryudi seorang anggota polisi yang menjadi sumber ledakan serta rumah milik Khodi yang rumahnya bersebelahan.
Sementara tiga rumah rusak sedang adalah milik Ahmad Mulyono, Khoirul dan Wiwik. Lima rumah lainnya dilaporkan rusak ringan adalah milik Warsono, Donny, Parsi, Kusnadi dan Sugiyanto.
BPBD masih belum bisa membeberkan total kerugian yang timbul akibat peristiwa ledakan yang sebabkan hilangnya dua nyawa ini.
"Ada 10 rumah yang rusak, 2 rusak berat, 3 rusak sedang dan 5 rusak ringan," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Mojokerto, Sadillah dikonfirmasi, Selasa (14/1/2025).
Disinggung adanya bantuan perbaikan dari Pemkab terkait insiden ini, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. Menurutnya, jika peristiwa ini masuk kategori bencana, pihaknya bisa melakukan penanganan begitupun bantuan.
"Menunggu hasil dulu, kalau dimasukkan bencana maka BPBD bisa membuka intervensi penanganan," terangnya.
Misal tidak bisa dimasukkan kategori bencana, pihaknya akan mencari opsi lain, sebab, peristiwa ledakan yang tewaskan dua orang ini membutuhkan penanganan mendesak.
"Jika tidak maka kita carikan opsi lain, dan itu harus ada penetapan kondisi mendesak, ini saya kira layak kondisi mendesak," urainya.
Sementara ini, Pemkab Mojokerto melalui BPBD telah memberikan bantuan terpal sebanyak 15 lembar untuk penanganan darurat. Untuk bantuan lainnya yang sifatnya lebih besar pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi dan koordinasi dengan bupati.
"Kita tunggu nanti hasilnya (penyelidikan polisi)," tutupnya. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

