Antisipasi Anarki, Ribuan Personel Gabungan di Tulungagung Gelar Apel Kebangsaan

Mengantisipasi aksi demonstrasi anarkis yang marak, ribuan personel gabungan di Tulungagung menggelar apel kebangsaan. Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat.

02 Sep 2025 - 16:03
Antisipasi Anarki, Ribuan Personel Gabungan di Tulungagung Gelar Apel Kebangsaan
Personel gabungan TNI-Polri bersama masyarakat mengikuti apel kebangsaan di halaman Kantor Bupati Tulungagung. (Foto: Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP — Ribuan personel gabungan TNI, Polri, organisasi masyarakat, perguruan silat, hingga tokoh masyarakat mengikuti apel kebangsaan di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Selasa (2/9/2025).

Apel ini menjadi komitmen bersama menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum persatuan berbagai elemen masyarakat yang hadir di lokasi.

“Hari ini kami bersama korps kepolisian, TNI, semua elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan silat, semua tumplek blek di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, kami berkomitmen bersama mengadakan apel kebangsaan jaga Indonesia jaga Tulungagung,” ujarnya.

Dia menegaskan, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama menjaga keamanan Tulungagung. Menurutnya, rasa cinta tanah air dan persatuan harus diutamakan untuk memastikan kedamaian di wilayah tetap terjaga.

“Intinya kami bersama adalah anak-anak bangsa cinta tanah air semua merah putih, guyub rukun, tegak lurus kepada pemerintahan yang sah. Tidak ada satu orang pun yang berani mengoyak kedamaian di Tulungagung. Jadi, intinya kami sepakat Tulungagung ini adalah milik kita bersama, kita amankan bersama,” tegasnya.

Menurut Gatut, keamanan bukan hanya tugas aparat maupun pemerintah, tetapi juga warga agar kehidupan berjalan normal. Dia mengajak masyarakat aktif menjaga kondusivitas dan keamanan Tulungagung secara bersama-sama.

“Mari kita bersama-sama menjaga, kondusivitas, keamanan, biar Tulungagung ini bisa aman, damai, masyarakat bisa hidup seperti biasanya tidak terganggu, aktivitas ekonomi jalan, sekolah-sekolah jalan, pelayanan masyarakat jalan, keamanan jalan, semua jalan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” imbuhnya.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhamad Taat Resdi menyinggung pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa pada 4 September mendatang. Seruan aksi tersebut belakangan beredar luas melalui media sosial.

“Pemberitahuan ada tanggal empat gitu ya. Seperti yang teman-teman mungkin sudah dapatkan yang beredar itu tanggal empat. Kita siap total,” katanya.

AKBP Taat memastikan Polres Tulungagung menyiapkan strategi pengamanan maksimal dengan pengerahan penuh personel. Langkah ini diambil mengantisipasi kerusuhan yang sempat terjadi di sejumlah daerah beberapa hari terakhir.

“Kita juga sudah siapkan pengamanan secara optimal gitu ya. Seluruh personil kita kerahkan. Saya juga minta kekuatan dari Brimob gitu,” jelasnya.

AKBP Taat menegaskan, aparat tidak segan bertindak tegas jika terjadi pelanggaran hukum dalam aksi. Penindakan disiapkan terhadap potensi perusakan maupun penganiayaan yang dilakukan peserta aksi unjuk rasa.

“Kalau memang ada pelanggaran hukum, tindakan perusakan, penganiayaan, kita bertindak tegas,” tegasnya.

Apel kebangsaan ini diharapkan menjadi pemersatu elemen masyarakat Tulungagung. Tujuannya menjaga kedamaian, keamanan, serta mencegah potensi kerusuhan seperti yang sempat terjadi di daerah lain. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow