Tokoh Lintas Agama di Gresik Serukan Perdamaian di Tengah Aksi Anarkis

Tokoh NU, Muhammadiyah, dan Bamag Gresik menyerukan kebersamaan serta mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi aksi anarkis dan penjarahan.

02 Sep 2025 - 15:37
Tokoh Lintas Agama di Gresik Serukan Perdamaian di Tengah Aksi Anarkis
Tokoh NU, Muhammadiyah, dan Bamag Gresik kompak mengimbau masyarakat tidak terprovokasi aksi anarkis. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP — Sejumlah tokoh lintas agama di Kabupaten Gresik menyerukan perdamaian, menyusul maraknya aksi demonstrasi anarkis disertai penjarahan yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini.

Mereka mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketenteraman. Seruan tersebut disampaikan dalam acara ngopi bareng ulama dan tokoh masyarakat bertema Merawat Ukhwah, Merajut Kebersamaan agar Gresik Tetap Kondusif, Selasa (2/9/2025).

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik, KH Mulyadi, menekankan pentingnya menjaga suasana damai. Dia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tetap tenang di tengah situasi aksi demonstrasi yang berkembang.

“Saya selaku ketua PCNU Gresik mengajak seluruh masyarakat untuk tenang dan tidak mudah terprovokasi. Mari kita bersama-sama menjaga situasi damai di Gresik,” kata Kiai Mulyadi.

Dirinya mengaku gundah atas insiden penjarahan yang muncul di sejumlah daerah. Namun, dia menilai komunikasi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menjadi kunci terjaganya kondusivitas di Gresik.

“Kita semua merasa gundah, tetapi alhamdulillah komunikasi kita dengan Forkopimda dan masyarakat terus terjalin, sehingga Gresik tetap kondusif. Kebersamaan adalah impian kita, sementara perpecahan dibenci semua umat,” ungkapnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, H Thoha Mahsun, menyampaikan seruan senada. Dia meminta warganya tidak terjebak provokasi yang berpotensi menimbulkan kerusakan dan merusak ketenteraman bersama.

“Jangan terprovokasi dengan tindakan yang bisa mengakibatkan kerusakan dan kemudaratan,” tegas Thoha Mahsun.

Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Gresik, Pdt Royke William David, turut mengajak masyarakat lintas iman agar tidak mudah terpancing. Dia menekankan pentingnya kebersamaan demi keamanan bersama.

“Mari kita jaga bersama kondusivitas dan keamanan di Gresik tercinta ini,” ungkap Pdt Royke. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow