Angin Kencang Terjang Empat Desa di Bondowoso, Belasan Rumah Rusak
Angin kencang disertai hujan deras menerjang empat desa di Bondowoso, menyebabkan belasan rumah dan fasilitas umum rusak tanpa korban jiwa.
BONDOWOSO, SJP – Suara gemuruh angin yang datang tiba-tiba membuat warga di sejumlah desa di Kabupaten Bondowoso panik, Kamis (9/4/2026) sore. Hujan deras yang mengguyur sejak siang berubah menjadi ancaman saat angin kencang menerjang, merusak atap rumah dan memaksa sebagian warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Di tengah derasnya hujan, beberapa warga hanya bisa pasrah melihat genting rumah mereka beterbangan. Sebagian lainnya berusaha menahan pintu dan jendela agar tidak roboh diterpa angin. Dalam hitungan menit, suasana tenang berubah menjadi kepanikan yang menyelimuti permukiman.
Seorang warga di Kecamatan Jambesari mengaku sempat ketakutan saat angin menghantam rumahnya. Ia bersama keluarga memilih keluar rumah demi menghindari risiko tertimpa bangunan yang rusak. Meski diliputi kecemasan, warga tetap saling membantu satu sama lain setelah angin mulai mereda.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa datang tanpa peringatan panjang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski sejumlah rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 15.48 WIB dan melanda beberapa desa di dua kecamatan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, angin kencang terjadi bersamaan dengan hujan deras dan berdampak di Desa Sumber Anom Kecamatan Tamanan serta Desa Jambeanom, Pengarang, dan Jambesari di Kecamatan Jambesari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dampak paling signifikan terjadi di Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari, dengan total delapan rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak sedang. Sementara di Desa Pengarang tercatat satu rumah rusak sedang, dan di Desa Jambesari satu rumah rusak ringan.
“Selain rumah warga, terdapat satu fasilitas umum berupa kanopi SDN Jambesari 3 yang mengalami kerusakan ringan,” tambahnya.
Tak hanya itu, satu pohon tumbang juga dilaporkan menimpa atap ruko di Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan, hingga menyebabkan kerusakan ringan serta sempat menutup akses jalan raya.
Meski menimbulkan kerusakan, Kalaksa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tim kami bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi,” tegasnya.
BPBD Bondowoso bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, PMI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat telah melakukan asesmen, evakuasi pohon tumbang, dan koordinasi lintas sektor untuk percepatan penanganan.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif. Akses jalan yang sempat tertutup telah kembali normal, sementara sebagian rumah warga yang terdampak sudah mulai diperbaiki secara mandiri.
“Penanganan darurat sudah dilakukan, selanjutnya kami akan melakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

