Anggota REI Komisariat Malang Siap Aplikasikan Sistem Digital Pengawasan Proyek Melalui Autokon
REI Komisariat Malang tidak ragu untuk melangkah serius dengan menjalin kerja sama dengan Autokon sebagai langkah strategis, guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pembangunan perumahan nasional melalui digitalisasi sistem pengawasan proyek.
KOTA MALANG, SJP - REI Komisariat Malang, bergerak cepat dalam rangka mengupgrade para anggotanya untuk peka terhadap perkembangan teknologi digital.
Bertempat di kantor Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Malang, pengurus dan anggota mengkuti sosialisasi penggunaan teknologi sistem digital pengawasan proyek, pada Rabu (19/11/2025).
Sosialisasi sistem digital pengawasan proyek ini dikakukan langsung oleh Dickson Lai, Venture Builder Autokon asal Singapura dan tim.
Diketahui bahwa Autokon adalah sebuah sistem digital yang dirancang khusus untuk membantu tahapan kontruksi, pengelolaan kualitas hingga mempersiapkan serah terima resmi dengan jaminan kejelasan, akuntabilitas serta kemudahan penerapan pengguanaan di lapangan.
REI Komisariat Malang tidak ragu untuk melangkah serius dengan menjalin kerja sama dengan Autokon sebagai langkah strategis, guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pembangunan perumahan nasional melalui digitalisasi sistem pengawasan proyek.
Selain sebagai wujud komitmen REI Komisariat Malang dalam rangka mensukseskan dan mendukung program strategis pemerintah, 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, untuk menghadirkan perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan, juga sebagai transformasi penggunaan teknologi digital yang linier dengan program DPP REI hingga ketingkat daerah.
Ketua REI Komisariat Malang, Yunandi SE, menegaskan, kerja sama dan kolaborasi ini merupakan langkah strategis menuju efisiensi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas proyek perumahan yang dilaksanakan oleh pengembang anggota REI Komisariat Malang.
“Ini adalah hal baru upaya penggunaan sitem digital bagi pengembang yang membutuhkan solusi teknologi guna meningkatkan efisiensi kinerja dan menjaga kualitas pembangunan, serta membantu konsumen mendapatkan produk perumahan yang bermutu,” ucap Yunan.
Lebih lanjut, Yunan menekankan, inovasi dan adaptasi teknologi sangat diperlukan sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan bisnis pengembang agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
Hal senada juga diungkapkan oleh, Moch Ardi Prasteyawan, Account Directoor Autokon yang menyampaikan, Autokon hadir sebagai solusi teknologi yang memungkinkan pengembang perumahan memantau perkembangan proyek secara real time, sehingga tata kelola manajemen pengawasan lebih efektif dan efisien.
“Autokon dirancang sebagai sistem kendali, kecepatan, dan kesederhanaan bagi pengembang tanpa kerumitan teknis dalam rangka membangun rumah berkualitas dengan cara yang efektif, efisien dan terukur,” ucap Ardi.
Aksesbilitas fitur yang ada dalam sistem digital Autokon ini memiliki keunggulan di antaranya pada penggunaan sistem operasinya yang menggunakan aplikasi berbasis WhatsApp, yang menjadikan sistemnya mudah diakses tanpa memerlukan kemampuan teknis khusus.
Fitur utama AutoKon meliputi pemantauan Kemajuan Proyek, dokumentasi dan pelacakan progres konstruksi secara langsung.
Kolaborasi antara REI Komisariat Malang dengan Autokon diharapkan menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi manajemen digital di sektor properti guna menghasilkan produk perumahan yang lebih berkualitas untuk masyarakat. (**)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

