Alasan Ayah Tiri di Mojokerto Hajar Anak yang Masih SD

Polisi menyebut, pelaku melakukan tindak kekerasan terhadap anak tirinya sejak Juli 2024 silam, hingga 9 Maret 2025 kemarin.

11 Mar 2025 - 20:59
Alasan Ayah Tiri di Mojokerto Hajar Anak yang Masih SD
Pelaku saat berada di Mapolres Mojokerto Kota. (Syaiful/SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP - Polisi membeberkan motif ayah tiri tega menghajar anaknya di Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Siko Sesaria Putra mengatakan, dihadapan polisi pelaku JPA (26) mengaku nekat menghajar anak tirinya lantaran jengkel sang anak susah saat disuruh belajar.

“Korban disuruh belajar malah tidur, sehingga tersangka emosi,” kata Siko saat jumpa pers di Mapolres, Selasa (11/3/2025).

Polisi menyebut, pelaku melakukan tindak kekerasan terhadap anak tirinya sejak Juli 2024 silam, hingga 9 Maret 2025 kemarin.

Pelaku melakukan aksi kejam itu di rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Kasus ini terungkap setelah pihak sekolah korban mengetahui korban telat datang ke sekolah dan melihat kepala korban bercucuran darah.

Pihak sekolah akhirnya mengantarkan korban ke Puskesmas Gedeg untuk dilakukan perawatan.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku memukul kepala korban menggunakan bambu sebanyak 1 kali, kaki 2 kali dan punggung 3 kali. Selain itu pelaku juga memukul berulang kali punggung korban menggunakan rantai sepeda dan menyulut rokok di bagian tangan dan kaki.

Pemukulan itu dilakukan setelah pelaku menyuruh korban melakukan squat jump atau jongkok berdiri sebanyak 2.500 kali, namun korban tidak kuat hanya dilakukan sebanyak 50 kali.

Saat dihadapkan di sejumlah wartawan, pelaku mengakui perbuatannya. Namun ia memberikan alasan berbeda menghajar anak tirinya.

Pelaku mengaku nekat menghajar korban lantaran mengetahui korban memalak, merokok hingga melihat video porno.

“Pertama dia ketahuan memalak uang temannya, terus merokok di sekolah dan melihat video porno. Saya tanyai tidak jujur dia baru jujur ke tiga kalinya, saya hajar, saya pukuli dia,” kata JPA di hadapan polisi dan wartawan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow