Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Probolinggo Soroti Alih Fungsi Lahan

Kedepan, Pemkab Probolinggo berencana untuk melakukan mitigasi lebih lanjut guna mengidentifikasi titik-titik rawan bencana di Kabupaten Probolinggo.

11 Mar 2025 - 20:50
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Probolinggo Soroti Alih Fungsi Lahan

PROBOLINGGO , SJP - Bupati Probolinggo yang juga akrab disapa Gus Haris melakukan peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Krejengan pada Selasa (11/3/2025).

Dalam kunjungannya itu, Gus Haris tidak hanya sekedar meninjau, namun juga melakukan asesmen untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Menurut Gus Haris, banjir di Kecamatan Krejengan salah satunya disebabkan oleh kiriman air dari daerah pegunungan. 

Hal ini diduga dipicu oleh alih fungsi lahan yang terjadi di wilayah tersebut.

"Dengan harapan dan doa, kami berupaya lebih preventif agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ungkap Bupati Haris. 

Ia juga mengungkapkan rencananya untuk melakukan mitigasi lebih lanjut guna mengidentifikasi titik-titik rawan bencana di Kabupaten Probolinggo. 

"Kita tidak hanya berharap, tetapi tindakan preventif akan selalu menjadi prinsip kita. Kolaborasi dan koordinasi dengan TNI/Polri akan terus kami tingkatkan untuk menjaga kelangsungan upaya preventif," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Yayasan Pondok Pesantren Darut Tauhid Desa Tanjungsari Krejengan, Gus Mohammad Taufiqur Rahman, menyatakan bahwa banjir yang terjadi merupakan yang pertama sejak pembangunan pesantren dimulai. 

Ia berharap pemerintah setempat dapat mengambil langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. 

"Dalam 41 tahun sejarah pesantren, baru kali ini kami mengalami banjir. Semoga ini menjadi yang pertama dan terakhir," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, wilayah Kabupaten Probolinggo dilanda hujan deras pada Senin (10/3/2025) sore, yang menyebabkan sejumlah desa di tiga kecamatan terendam banjir. 

Enam desa di antaranya terletak di Kecamatan Krejengan, yaitu Desa Opo-opo, Deda Jatiurip, Patemon, Kamalkuning, Tanjungsari, dan Krejengan.

Situasi ini menunjukkan pentingnya tindakan preventif dan mitigasi bencana di wilayah tersebut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow