Aksi Konyol Pemabuk di Jombang, Sok Jagoan Tantang Warga Kena Bogem Malah Nangis

Dalam video amatir yang viral, sang pemabuk bertato yang semula garang berubah seketika menjadi penyanyi dadakan dengan isak tangis yang cukup kencang sembari meringis kesakitan.

26 Jan 2026 - 08:00
Aksi Konyol Pemabuk di Jombang, Sok Jagoan Tantang Warga Kena Bogem Malah Nangis
Ilustrasi pemabuk tantang warga berakhir tangisan. (Ai/SJP)

JOMBANG, SJP — Sebuah drama komedi tragis tersaji di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang, pada Ahad (25/1/2026) kemarin. 

Seorang pemuda yang diduga anggota geng motor sukses mengubah citra garang kelompoknya menjadi mengundang tawa setelah aksi provokasinya berujung pada isak tangis di hadapan warga.

Insiden bermula ketika gerombolan pemotor yang merasa memiliki jalanan ini melintas di sekitar perlintasan kereta api Jatipelem. Mereka tidak sekadar lewat, melainkan juga menebar intimidasi kepada pengguna jalan lain.

Sekretaris Desa Jatipelem, Mujahid, membenarkan bahwa warganya terusik oleh aksi ugal-ugalan tersebut. Strategi satu lawan banyak yang diterapkan warga terbukti efektif membubarkan nyali kelompok tersebut.

"Ada warga yang merasa terancam lalu berteriak minta tolong. Saat massa keluar, gerombolan pemotor ini langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi," ujar Mujahid. 

Di tengah kepanikan rekan-rekannya yang kocar-kacir, terdapat satu pemuda yang tampaknya memiliki tingkat kepercayaan diri di atas rata-rata, mungkin akibat dosis cairan penambah keberanian alias miras yang dikonsumsinya. 

Alih-alih kabur, ia justru turun dari motor dan menantang warga layaknya gladiator. 

Sayangnya, realitas tidak berpihak padanya. Keberanian yang meledak-ledak tersebut segera padam setelah warga memberikan sambutan hangat berupa bogem mentah. 

Dalam video amatir yang viral, sang pemabuk bertato yang semula garang berubah seketika menjadi penyanyi dadakan dengan isak tangis yang cukup kencang sembari meringis kesakitan.

Pihak kepolisian segera mengamankan oknum tersebut ke Mapolres Jombang guna menghindari massa yang semakin gemas. 

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyatakan bahwa proses hukum tetap berjalan, meski penyidik mengalami kendala komunikasi yang cukup unik.

"Benar, satu orang sudah kami amankan. Namun, pemeriksaan intensif belum bisa dilakukan karena yang bersangkutan masih dalam kondisi 'melayang' akibat pengaruh miras," kata AKP Dimas.

Polisi masih menunggu aroma alkohol memudar dan kesadaran sang pemuda kembali agar ia bisa menjelaskan alasan di balik aksi tantang-menantang yang berakhir dengan air mata tersebut.

Saat ini, Polres Jombang tengah mendalami identitas anggota kelompok lain yang mendadak hilang saat temannya sedang berkonser di tangan warga. 

Kepolisian juga mengimbau agar para pemuda tidak mencampuradukkan antara nyali, alkohol, dan jalan raya jika tidak ingin berakhir sebagai konten komedi di media sosial. (**) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow