Ada Belatung di Menu MBG, DPRD Tuban Kecewa: Cederai Program Andalan Presiden Prabowo
Temuan itu sontak membuat para siswa kaget hingga merasa jijik. Beberapa siswa di antaranya mengaku enggan untuk menyentuh makanan tersebut.
TUBAN, SJP—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban mendapat sorotan tajam. Pasalnya, ditemukan belatung hidup pada menu makanan yang disediakan untuk pelajar SMA dan SMK di Kecamatan Tambakboyo.
Kejadian tersebut membuat sejumlah siswa jijik hingga muntah ketika akan menyantap makanan yang dibagikan. Temuan ini memicu kekecewaan dari DPRD Tuban yang menilai kualitas makanan MBG tidak higienis dan mencederai tujuan utama program.
“Sebagai wakil ketua DPD Gerindra Jawa Timur dan anggota DPRD Tuban, saya sangat kecewa. Ini mencoreng nama baik program unggulan Presiden Prabowo,” kata Hj. Tri Astuti, Kamis (17/7/2025).
Tri Astuti menegaskan, temuan belatung pada makanan menunjukkan kelalaian penyedia layanan yang seharusnya menjunjung tinggi standar kualitas dan kebersihan.
“Makanan yang seharusnya memenuhi gizi seimbang malah ditemukan belatung. Ini sangat mencederai tujuan dari program MBG,” tegasnya.
Dia mengingatkan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat serta menekan angka stunting. Khususnya untuk kelompok rentan.
Oleh karena itu, Tri Astuti menuntut agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditunjuk Badan Gizi Nasional (BGN) benar-benar menjalankan tanggung jawab sesuai standar yang telah ditetapkan.
Politisi Gerindra yang telah tiga periode menjabat anggota DPRD Tuban itu juga meminta agar penyedia layanan makanan segera dievaluasi. Dia berharap, kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Penyedia SPPG juga harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Program ini baru diluncurkan dan harus dijalankan secara optimal, dengan memastikan kualitas makanan yang aman dan layak konsumsi,” ujarnya.
Sebelumnya, insiden ini pertama kali mencuat di media sosial pada Senin (14/7/2025). Seorang siswa SMKN 1 Tambakboyo mengunggah video berisi penampakan beberapa belatung yang merayap keluar dari potongan ayam bakar dalam kotak makan siangnya.
Kasus serupa juga terjadi di SMAN Tambakboyo. Sedikitnya empat kotak makan ditemukan dalam kondisi serupa. Yakni mengandung belatung yang masih hidup.
Temuan itu sontak membuat para siswa kaget hingga merasa jijik. Beberapa siswa di antaranya mengaku enggan untuk menyentuh makanan tersebut.
“Harusnya makanan ini jadi penyemangat siswa belajar, bukan malah membuat mereka trauma,” ucap Camat Tambakboyo, Ari Wibisono Waspodo, Selasa (15/7/2025).
Ari menyayangkan insiden tersebut dan meminta SPPG untuk memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Kami berharap pihak penyedia makanan tidak asal-asalan. Ini menyangkut kepercayaan publik dan kesehatan anak-anak sekolah,” tegasnya.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun pihak penyedia layanan konsumsi yang ditunjuk dalam program MBG ini. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

