Ada Bekas Sajam, Polres Jombang Pastikan Mayat tanpa Kepala Korban Mutilasi

Kepala manusia yang ditemukan di pinggir sungai di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang dipastikan bagian tubuh dari mayat tanpa kepala yang ditemukan di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh

13 Feb 2025 - 15:31
Ada Bekas Sajam, Polres Jombang Pastikan Mayat tanpa Kepala Korban Mutilasi
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan bersama Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra saat jumpa pers. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP – Penemuan mayat tanpa kepala dan penemuan kepala manusia di lokasi berbeda di Kabupaten Jombang menemukan titik terang.

Autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang menyimpulkan bahwa dua potongan tubuh tersebut merupakan satu kesatuan dari korban mutilasi.

Fakta tersebut diperkuat dengan adanya bekas luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam (sajam) di bagian tubuh korban.

"Hasil autopsi membenarkan bahwa kepala dan tubuh adalah satu rangkaian. Kematiannya tidak wajar. Ditemukan bekas senjata tajam tidak beraturan," ucap Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, Kamis (13/2/2025). 

Selain itu, hasil autopsi juga mengungkap fakta adanya aksi brutal pelaku dalam melakukan aksi pembunuhan dan pemisahan antara tubuh dan kepala korban. 

Upaya pembunuhan terindikasi dilakukan berulang-ulang. Sebelum kematian, ada pendarahan di bagian kepala yang menyebabkan kematian. Sehingga korban lemas dan tidak berdaya.

Polisi masih menduga tindakan mutilasi tersebut dilakukan sebagai upaya pelaku untuk menghilangkan jejak usai menghabisi nyawa korban. 

"Pemisahan kepala dan badan dimungkinkan sebagai upaya penghilangan jejak," ujar AKP Margono.

Kini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban. Upaya memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan upaya identifikasi sudah dilakukan. 

Namun hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Sebab, sidik jari dari jenazah tersebut sudah rusak. Sehingga tidak bisa dilakukan identifikasi.

Karena itu, guna mengungkap identitas korban, Polres Jombang kini menyebar informasi tentang detail ciri-ciri korban. Harapannya, ada pihak yang mengenali.

Sebab itu, polisi meminta agar masyarakat segera melapor ke bila ada teman atau keluarga yang merasa kehilangan selama lebih dari tiga atau empat hari.

"Usia antara 15 sampai 25 tahun. Ciri-cirinya rambut panjang 14 cm. Struktur gigi tidak beraturan. Tinggi badan kurang lebih 150 cm. Kulit sawo matang. Tahi lalat di dada sebelah kanan," tutupnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow