310 Calon Jamaah Haji Kota Probolinggo Ikuti Manasik Final di Miniatur Ka’bah

Ratusan calon jamaah haji Kota Probolinggo melaksanakan manasik haji final di miniatur Ka’bah, Curahsawo, Sabtu (14/2). Kegiatan ini menjadi bekal penting sebelum keberangkatan Kloter 5 pada 22 April 2026 mendatang.

14 Feb 2026 - 19:41
310 Calon Jamaah Haji Kota Probolinggo Ikuti Manasik Final di Miniatur Ka’bah
Calon Jemaah Haji latihan manasik. (Foto: Rizky Putra/SJP)

PROBOLINGGO, SJP – Suasana khidmat menyelimuti kawasan wisata religi miniatur Ka’bah di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (14/2/2026).

Sebanyak 310 calon jamaah haji asal Kota Probolinggo berkumpul untuk mengikuti praktik manasik haji sebagai tahapan finalisasi sebelum keberangkatan mereka ke Tanah Suci Makkah yang dijadwalkan pada April mendatang.

Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian bimbingan manasik yang sebelumnya telah dilaksanakan secara bertahap di tingkat kecamatan maupun kota.

Dalam pelaksanaannya, ratusan jamaah tersebut dibagi menjadi enam rombongan, di mana setiap kelompok terdiri dari sekitar 50 orang untuk memudahkan koordinasi dan simulasi ibadah agar lebih fokus dan mendalam.

Para jamaah mengikuti urutan ibadah secara saksama, mulai dari pengambilan niat ihram di miqat, simulasi wukuf di Arafah yang menjadi inti ibadah haji pada 9 Zulhijah, hingga mabit di Muzdalifah. Selain itu, mereka juga mempraktikkan tata cara melempar jumrah Aqabah, prosesi tahallul (mencukur rambut), tawaf ifadah, sa’i, serta mabit di Mina selama hari Tasyrik.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Didik Heriadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran riil mengenai situasi di lapangan nanti.

“Manasik haji yang diikuti oleh 310 calon jamaah ini merupakan finalisasi rangkaian manasik haji di tingkat kecamatan dan kota sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada bulan April 2026 mendatang.” kata Didik.

Lebih lanjut, Didik memaparkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai skema perjalanan untuk mengantisipasi dinamika di Arab Saudi. Hal ini mencakup skema kedatangan awal di Madinah hingga prosedur melalui Masjid Bir Ali untuk melaksanakan wajib umrah. Terkait komposisi rombongan, jamaah Kota Probolinggo dipastikan tidak berangkat sendirian dalam satu kelompok terbang (kloter). 

“Nantinya, calon jamaah haji Kota Probolinggo ini masuk dalam Kloter 5 Wilayah Kerja Malang. Karena satu kloter terdiri dari 380 jamaah, maka kekurangan 60 orang akan diisi oleh calon jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan.” imbuhnya.

Sesuai jadwal resmi, Kloter 5 direncanakan bertolak ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Perjalanan ibadah ini akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari, dengan jadwal kepulangan dari Makkah pada 1 Juni dan dijadwalkan tiba kembali di tanah air pada 2 Juni 2026.

Antusiasme juga dirasakan oleh salah satu calon jamaah, Eko Purwanto, yang merupakan anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Baginya, simulasi ini sangat krusial untuk membangun kepercayaan diri jamaah. 

“Selain persiapan teknis, insya Allah untuk persiapan pribadi, saya dan istri sudah siap, mulai dari mental hingga kesehatan.” paparnya.

Melalui manasik final ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji asal Kota Probolinggo dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan sempurna sehingga menjadi haji yang mabrur. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow