Ziarah Makan Ki Ronggo dan Pawai Obor Awali Kegiatan Festival Muharram di Bondowoso
Perayaan di tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2025. Sementara itu, puncak acara di Alun-Alun Ki Bagus Assra akan diselenggarakan pada 6 hingga 12 Juli 2025
BONDOWOSO, SJP – Agenda tahunan memperingati tahun baru Islam, yang disebut Festival Muharram, mulai digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso, dengan diawali ziarah kubur ke Makan Ki Ronggo, pembabat alas Bondowoso, pada Kamis (26/6/2025) malam.
Usai berziarah, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, didampingi oleh Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i juga melepas peserta Festival Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H. Pawai ini dilepas dari Makam Ki Ronggo menuju Pendopo Raden Bagus Assra.
Sebagai tanda dilepasnya peserta pawai obor, Bupati Bondowoso secara simbolis menyalakan obor milik peserta. Mereka lalu berjalan melintasi jalan sepanjang Kelurahan Sekarputih menuju pendopo, tepat di sisi utara Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo.
Usai doa bersama, bupati bersama wakil bupati menaiki bendi hias diikuti oleh rombongan Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan peserta Festival Obor. Ribuan pasang mata pun memadati sisi kanan dan kiri sepanjang jalan Kelurahan Sekarputih menuju pendopo.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang mengikuti Festival Obor. Beliau berharap momentum Tahun Baru Islam ini menjadi awal yang baik bagi seluruh masyarakat Bondowoso.
“Festival ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bupati sebelumnya juga mengatakan, Festival Muharram kali ini dirancang berbeda dan lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena, semua kegiatan tidak hanya terpusat di Alun-Alun Ki Bagus Assra Bondowoso, namun, rangkaian kegiatan juga akan digelar di 23 kecamatan.
“Perayaan di tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2025. Sementara itu, puncak acara di Alun-Alun Ki Bagus Assra akan diselenggarakan pada 6 hingga 12 Juli 2025,” kata Abdul Hamid Wahid.
Festival Muharram ini tidak hanya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga menggandeng lintas sektor, termasuk BUMN, BUMD, pihak swasta, hingga pelaku UMKM.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan menumbuhkan ekonomi lokal,” imbuhnya.
Abdul Hamid Wahid juga menyampaikan, Festival Muharram harus menjadi agenda tahunan yang menampilkan wajah Bondowoso secara utuh dari berbagai sisi.
“Kami berharap Festival Muharram ini dapat menjadi wadah untuk menunjukkan kekayaan budaya, potensi ekonomi, serta berbagai keunggulan Bondowoso lainnya,” ujarnya.
seperti diketahui, dalam Festival Obor turut dihadiri oleh Keluarga Besar Ki Ronggo, jajaran Forkopimda Bondowoso, pimpinan perangkat daerah, Forkopimcam Tegalampel, serta masyarakat yang turut ambil bagian dalam pawai dengan penuh antusias. (**)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

