Waspada Super Flu, Dinkes Bojonegoro Imbau Warga Tingkatkan Imunitas Lewat Vaksin Influenza

Vaksin influenza berbeda dengan vaksin COVID-19. Pemberiannya hanya dilakukan satu kali dan dapat diakses masyarakat melalui sejumlah fasilitas kesehatan di Bojonegoro.

13 Jan 2026 - 18:29
Waspada Super Flu, Dinkes Bojonegoro Imbau Warga Tingkatkan Imunitas Lewat Vaksin Influenza
Kqntor Dinkes Kabupaten Bojonegoro. Foto: Ist

BOJONEGORO, SJP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus super flu, dengan menjaga daya tahan tubuh, salah satunya melalui vaksinasi influenza.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Bojonegoro. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada mengingat di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur telah dilaporkan adanya warga yang terjangkit.

“Untuk mencegah super flu sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh, masyarakat dianjurkan melakukan vaksinasi influenza. Vaksin ini terbukti dapat mengurangi gejala apabila seseorang terinfeksi, dibandingkan yang tidak divaksin,” ujar Ninik, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, vaksin influenza berbeda dengan vaksin COVID-19. Pemberiannya hanya dilakukan satu kali dan dapat diakses masyarakat melalui sejumlah fasilitas kesehatan di Bojonegoro.

“Beberapa klinik sudah melayani vaksin influenza, termasuk RSUD Sosodoro Djatikoesoema yang telah memiliki izin pelayanan vaksin internasional,” jelasnya.

Ninik menambahkan, virus super flu merupakan hasil mutasi virus influenza yang dapat memicu gejala lebih berat dibandingkan flu biasa. Kondisi ini akan semakin berisiko bagi penderita penyakit penyerta atau komorbid.

“Pada orang dengan penyakit lain, serangan super flu dapat memperburuk kondisi kesehatan,” tegasnya.

Adapun gejala yang perlu diwaspadai antara lain tubuh lemas, batuk pilek, demam tinggi, pusing, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga sesak napas. Untuk penderita dengan gejala ringan, disarankan melakukan isolasi mandiri serta disiplin menggunakan masker guna mencegah penularan.

“Namun jika mengalami demam tinggi yang disertai sesak napas, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan,” pungkas Ninik.

Dinkes Bojonegoro juga mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan sejak dini, sembari meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow