Waspada Longsor di Jalur Malang-Kediri: Dua Kejadian dalam Sehari

Informasi yang berhasil dihimpun BPBD menyebut, letak geografis Kabupaten Malang memiliki risiko tinggi rawan longsor.

28 Jan 2025 - 09:59
Waspada Longsor di Jalur Malang-Kediri: Dua Kejadian dalam Sehari
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, TNI, dan dinas terkait bekerja keras membersihkan material longsor yang menutupi sebagian jalur di Pujon, Kabupaten Malang. (doc. BPBD Kabupaten Malang)

MALANG, SJP — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang pada Senin (27/1/2025) mengakibatkan dua kejadian tanah longsor di Kecamatan Pujon dan Kecamatan Kasembon. 

Insiden ini menyebabkan gangguan lalu lintas di jalur utama Malang-Kediri dan kerusakan pada salah satu rumah warga.

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Desa Ngroto, sepanjang jalur provinsi yakni Pujon-Ngantang.

Tiga titik longsor dengan tinggi material rata-rata 20 meter dan lebar 5 meter sempat menutup sebagian akses jalan. 

Meski tidak ada korban jiwa, arus lalu lintas terganggu hingga dilakukan sistem buka tutup jalur oleh petugas.

Peristiwa kedua dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB di Dusun Bonjagung, Desa Pait, Kecamatan Kasembon.

Tebing setinggi 15 meter dengan ketebalan material sekitar 2,5 meter longsor, menimpa rumah Pak Silo (37) dan merusak bagian atap dapur serta kamar mandi. 

Tidak ada korban jiwa dalam semua peristiwa ini, tetapi keluarga yang terdampak berjumlah 4 orang.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan penanganan setelah menerima laporan.

"Kami sudah menurunkan tim untuk assessment di lokasi dan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Bina Marga Provinsi dan Damkar, untuk mempercepat proses pembersihan material longsor," ujarnya, saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2025).

Di Pujon, lanjutnya, alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor, dan arus lalu lintas kini mulai lancar.

Sedangkan di Kasembon, pembersihan material longsor akan dilakukan esok hari melalui kerja bakti bersama warga dan tim gabungan, mengingat lokasi yang gelap dan berawan.

Sadono Irawan juga menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak untuk menangani dampak longsor, seperti alat berat, tangki air, peralatan pembersihan, terpal, dan bantuan logistik untuk warga terdampak di Kasembon.

"Semua kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi agar masyarakat tidak terlalu lama merasakan dampak bencana ini," tambahnya.

Atas kejadian selama insiden beberapa hari itu, pihaknya mengimbau terutama yang berada di daerah rawan longsor, untuk lebih waspada selama musim hujan. 

"Kondisi geografis wilayah Kabupaten Malang membuat risiko bencana seperti longsor cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika ada potensi bahaya," tutupnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow