Korban Tewas akibat Miras Oplosan di Mojokerto Bertambah Jadi 3 Orang

Dudung (23) menyusul dua temannya Fajar dan Akbar, setelah ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA. Basoeni, Gedeg, Mojokerto.

28 Jan 2025 - 11:00
Korban Tewas akibat Miras Oplosan di Mojokerto Bertambah Jadi 3 Orang
Polisi saat melakukan olah TKP miras oplosan yang tewaskan tiga pemuda. (Ist/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Korban tewas akibat keracunan alkohol usai pesta minuman keras (miras) oplosan di Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 3 orang. 

Dudung (23) menyusul dua temannya Fajar dan Akbar, setelah ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA. Basoeni, Gedeg, Mojokerto. 

"Mohamad Dongadi alias Dudung meninggal dunia sekitar ukul 00.30 WIB. Korban meninggal saat menjalani perawatan di RSUD," kata Kasihumas Polres Mojokerto Kota Ipda Slamet Hariono, Selasa (28/1/2025). 

Slamet menyebut, hasil visum belum keluar, diduga meninggal dunia akibat keracunan alkohol. 

"Satu lainnya masih dirawat di Puskesmas Dawarblandong, belum ada informasi sampai saat ini," lanjutnya. 

Atas peristiwa itu, polisi memberikan imbauan secara tegas menjauhi minuman keras. Meminta kepada masyarakat untuk melaporkan apabila ada penjualan miras. 

"Kami berharap agar masyarakat selalu berperan aktif dalam upaya pemberantasan miras, di wilayah hukum Polres Mojokerto. Jika masyarakat mengetahui peredaran miras ilegal di lingkungan sekitar segera menginformasi dan melaporkan kepada pihak kepolisian," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, dua pemuda asal Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mati konyol usai menenggak minuman keras (miras) oplosan, Senin (27/1/2025). 

Mirisnya, para pemuda ini melakukan pesta miras di teras Sekolah Dasar (SD) Negeri Jatirowo 1, yang lokasinya tidak jauh dari rumah mereka. 

Purnomo (60) warga setempat menyebutkan, ada empat pemuda yang melakukan pesta miras. yakni Akbar (21), Diaz (22), Dudung (23) dan Fajar (21). 

"Ada empat orang, dua meninggal, satu orang masih dirawat di rumah sakit dan satu sudah bisa muntah bisa ditanya-tanya," kata Purnomo diwawancarai, Senin (27/1/2025). 

Warga mengatakan, korban meninggal adalah Fajar dan Akbar. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tak tertolong. 

Menurut warga, Dudung hingga kini masih dirawat di RS RA Basoeni, Gedeg, Mojokerto. Sementara Diaz dirawat di Puskesmas Dawarblandong. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow