Warga Jember Dikagetkan oleh Dua Ekor King Kobra saat Sahur

Sejatinya ada dua ekor ular king kobra yang masuk ke rumah korban. Namun karena situasinya kurang penerangan, petugas hanya menemukan satu ekor saja

23 Mar 2025 - 16:11
Warga Jember Dikagetkan oleh Dua Ekor King Kobra saat Sahur
Petugas Damkar Kabupaten Jember saat mengevakuasi ular king kobra di salah satu rumah warga. (Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Niat hati bangun untuk santap sahur, warga Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember justru dibuat kaget bukan kepalang oleh kemunculan king kobra di rumahnya.

Peristiwa itu terjadi pada Ahad (23/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Ular king kobra sepanjang 1,5 meter itu masuk ke dalam kamar pemilik rumah bernama Nur Kholisah.

"Ular itu sudah berada di sekitar pekarangan rumah. Kemudian masuk ke dalam rumah lewat celah jendela ruang kamar korban. Karena sedikit terbuka juga posisi jendela agak pendek," kata Anggota Posko B Rambipuji UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jember, M. Yustaniar, Ahad (23/3/2025).

Dia menjelaskan, ular itu kemudian bersembunyi di belakang lemari di dalam kamar. Pemilik rumah tahu ada ular saat bangun tidur untuk santap sahur. Katanya mendengar suara desisan ular itu.

Karena panik, pemilik rumah yang saat itu hanya berdua dengan anak laki-lakinya yang umur 17 tahun, lari keluar kamar dan menutup pintu. Kemudian menghubungi Damkar.

Yustaniar menuturkan, berdasar laporan pemilik rumah, ada dua ekor ular yang masuk ke dalam rumah. Namun karena situasi lokasi agak gelap, petugas hanya menemukan satu ekor ular saja.

“Sepertinya satu ekor lagi itu kabur. Kemudian untuk lokasi rumah korban itu berada di pinggir sawah dan jalan besar," jelasnya.

Petugas juga menemukan sarang ular tidak jauh dari tempat kejadian. Namun petugas segera menutup sarang ular tersebut. sementara pemilik rumah diimbau untuk rajin-rajin membersihkan rumah.

“Titik-titik tempat yang banyak tumpukan barang, sekitar pekarangan rumah, diberi wewangian agar tidak jadi sarang ular. Bukan menggunakan garam, tapi wewangian," imbaunya.

Yustaniar mengungkapkan, pihaknya langsung terjun ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Sebanyak enam orang petugas Damkar dikerahkan untuk mengevakuasi ular mematikan tersebut.

Pihaknya berangkat dari Pos Damkar Rambipuji ke rumah korban yang berjarak sekitar 10 kilometer. Ular king kobra itu kemudian dievakuasi ke kantor Damkar untuk kemudian dilepaskan ke habitatnya.

"Dari proses evakuasi ini tadi kendalanya karena bersembunyi di belakang lemari yang agak berat, juga bertumpuk. Tapi alhamdulillah ular berhasil kami amankan, juga tidak ada korban," tutupnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow