Wali Kota Blitar Mengaku Malu akibat Demo Aktivis PMII saat Kunjungan Wapres Gibran

Menurut Mas Ibbin, nama Kota Blitar jadi rusak akibat ulah aktivis PMII yang hanya mencari perhatian

19 Jun 2025 - 17:29
Wali Kota Blitar Mengaku Malu akibat Demo Aktivis PMII saat Kunjungan Wapres Gibran
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Istimewa)

KOTA BLITAR, SJP—Wali Kota Blitar Syauqul Muhhibbin menyayangkan tindakan tiga orang aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menyampaikan aspirasi kepada Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka sembari membentangkan poster pada Rabu (18/6/2025) siang. Akibat tindakannya, tiga orang mahasiswa itu dihalau oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

"Kami sangat menyayangkan adanya tindakan penyampaian aspirasi dengan cara yang tidak baik," ucap Syauqul Muhibbin, Kamis (19/6/2025).

Pria yang akrab disapa Mas Ibbin itu menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang berada dalam satu mobil dengan Wapres Gibran Rakabuming dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,.

Dalam mobil tersebut juga ada Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Bupati Blitar. Mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah makan. Kemudian tiba-tiba datang beberapa mahasiswa yang berusaha menyampaikan aspirasinya.

"Saat sedang berdiskusi bersama Mas Wapres, saya dibisiki pihak keamanan bahwa yang nyelonong itu anggota PMII. Akhirnya kami temui dan diajak makan bersama. Kami tanya aspirasi apa yang ingin disampaikan. Jadi tidak ada isu-isu terjadi apa-apa dengan mereka," ungkap Mas Ibbin.

Dia mengaku tidak mempermasalahkan mahasiswa menyampaikan aspirasi. Namun menurut dia, aspirasi seharusnya disampaikan dengan cara yang baik. Yakni dengan tidak membentangkan poster yang pada akhirnya dihalau oleh Paspampres.

Mas Ibbin menyebut, tindakan tiga aktivis PMII itu telah membuat dirinya malu sebagai wali kota Blitar. Dia menilai, tindakan anggota PMII itu hanya untuk mencari perhatian tanpa mengerti substansi dari kedatangan Wapres Gibran ke Kota Blitar.

Padahal menurutnya, kedatangan petinggi negara ke suatu daerah merupakan hal yang diidamkan oleh para kepala daerah. Akibat kejadian itu, nama Kota Blitar dirusak oleh oknum yang hanya mementingkan egonya untuk menyampaikan gagasan dengan cara yang tidak tepat.

"Jangan mencari perhatian dengan cara begitu. Malulah kita. Sampaikan dengan cara yang baik. Saya sebagai wali kota merasa kecewa. Betapa susahnya, sulitnya, kami mengundang tokoh nasional supaya berkenan berkunjung. Harusnya disambut dengan baik," keluhnya.

Mas Ibbin menerangkan, kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Kota Blitar untuk membantu memfasilitasi alat kesehatan di puskesmas hingga rumah sakit.

Selain itu, Wapres Gibran juga memberikan bantuan mesin kepada pelaku UMKM dan perajin kendang di Sentul. Wapres Gibran juga membantu produk UMKM Kota Blitar agar bisa naik kelas dan menembus pasar ekspor. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow