Wali Kota Batu Tinjau Korban Angin Kencang di Giripurno, Serahkan Bantuan dan Santunan
Kehadiran Wali Kota di tengah warga terdampak bencana ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang diuji.
KOTA BATU, SJP – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Batu pada Rabu (20/8/2025) dan mengakibatkan belasan rumah rusak.
Di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, tercatat 11 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, ditambah satu greenhouse budidaya jamur milik M. Sholikin Shofii roboh parah.
Selain itu, dua pohon besar serta hampir 100 rumpun bambu tumbang hingga menutup badan sungai dan menimpa rumah warga di beberapa titik lain.
Wali Kota Batu Nurochman meninjau langsung kondisi warga terdampak di Desa Giripurno pada Jumat (22/8/2025) di mana empat rumah menjadi prioritas kunjungan, yakni milik keluarga Karmidi dan Muslikin Handoko di Dusun Sabrangbendo, serta keluarga Rudianto dan Harsono di Dusun Kedung. Seluruhnya mengalami kerusakan cukup berat di bagian atap.
"Pemkot Batu juga sudah menyiapkan material utama untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak serta penataan konstruksi agar lebih aman ke depan. Musibah ini menjadi pengingat agar kita semua lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Semoga warga diberi ketabahan dan kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ungkapnya.
Momen haru terjadi saat Wali Kota menyambangi keluarga Harsono. Istri Harsono diketahui membutuhkan kursi roda baru karena yang lama sudah rusak.
Tanpa pikir panjang, Wali Kota langsung memberikan kursi roda baru sebagai bentuk perhatian pribadi, yang disambut rasa syukur dari keluarga.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menyalurkan material utama untuk perbaikan rumah, sedangkan BPBD Kota Batu sudah menyiapkan logistik darurat berupa terpal guna mendukung kebutuhan harian warga sekaligus pekerjaan perbaikan.
"Yang pasti kami berharap agar masyarakat yang tertimpa bencana bisa tetap tabah dan tetap waspada. Terlebih saat ini cuaca di musim kemarau sedang tidak menentu, jadi jangan ragu untuk melapor pada BPBD apabila melihat hal yang berpotensi mengarah pada kebencanaan," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

