Wagub Emil Tinjau Tol Gending–Besuki, Target Dibuka Fungsional H-10 Lebaran 2026

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau finalisasi Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi ruas Gending–Besuki yang ditargetkan dibuka fungsional H-10 Lebaran 2026 guna memperlancar arus mudik dan mendukung perekonomian Situbondo.

25 Feb 2026 - 23:32
Wagub Emil Tinjau Tol Gending–Besuki, Target Dibuka Fungsional H-10 Lebaran 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak saat meninjau ruas jalan tol Gending - Besuki (Foto : Biro Humas Pemprov Jatim for SJP)

SITUBONDO, SJP – Deru alat berat dan lalu-lalang pekerja tak berhenti meski waktu terus mendekati tenggat. Di bawah terik matahari pesisir utara Jawa Timur, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turun langsung meninjau progres pembangunan ruas tol Gending–Besuki, Rabu (25/2/2026).

Kunjungan itu bukan sekadar seremoni. Emil ingin memastikan jalur Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi siap dibuka secara fungsional pada H-10 Lebaran 2026, guna mendukung kelancaran arus mudik di kawasan Tapal Kuda.

Ruas yang ditinjau meliputi Gending–Kraksaan, Kraksaan–Paiton, hingga Paiton–Besuki. Dari atas badan jalan yang sebagian masih diberlakukan sistem buka-tutup, Emil melihat langsung proses penyempurnaan di sejumlah titik.

“Ini semua sedang dikerjakan dan difinalisasi. Masih ada 13 hari lagi menuju H-10 Lebaran 2026. Teman-teman di sini bekerja 24 jam. Mudah-mudahan ini bisa memperlancar arus mudik warga nantinya,” ujarnya.

Menurut Emil, pembukaan fungsional jalur Gending–Paiton hingga Besuki sangat dinantikan masyarakat. Selain memangkas waktu tempuh, kehadiran tol ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi saat musim mudik.

Ia menegaskan, pembukaan ini bersifat sementara. Setelah periode Lebaran selesai, ruas tol akan kembali ditutup guna memenuhi seluruh persyaratan operasional sebelum dibuka secara penuh.

Dalam peninjauan tersebut, Emil juga melihat langsung gerbang tol Situbondo Barat yang masuk dalam paket 3 dengan panjang 25,7 kilometer. Proyek ini tergolong menantang karena harus membelah perbukitan.

“Pengerjaan mainroad sudah selesai, namun ada beberapa titik yang perlu disempurnakan. Secara teknik memang rumit, tetapi dari atas kita bisa melihat pemandangan laut yang luar biasa,” ungkapnya.

Beberapa bagian bahkan masih dilakukan pembongkaran lapisan beton untuk memastikan permukaan jalan lebih rata dan aman dilalui kendaraan.

Di balik kerja keras tanpa henti para pekerja, harapan besar masyarakat pun menggantung. Bukan hanya soal kelancaran mudik, tetapi juga dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semoga ini bisa menunjang perekonomian yang ada di Situbondo,” pungkas Emil.

Jika target tercapai, ruas tol ini akan menjadi akses vital baru yang menghubungkan wilayah pesisir utara Jawa Timur, sekaligus memberi warna baru bagi perjalanan mudik Lebaran 2026. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow