Wabup Malang Apresiasi Komitmen Shirothul Fuqoha’ Cetak Generasi Berkarakter

Ratusan siswa Yayasan Shirothul Fuqoha’ Gondanglegi dilepas dalam wisuda bersama dengan pesan menjaga akhlak, adab, serta bijak menghadapi media sosial.

23 May 2026 - 20:20
Wabup Malang Apresiasi Komitmen Shirothul Fuqoha’ Cetak Generasi Berkarakter
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menyapa hangat para wali murid dan santri kala menghadiri wisuda Yayasan Shirothul Fuqoha’ di Gondanglegi. (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP – Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, memberikan apresiasi terhadap komitmen Yayasan Shirothul Fuqoha’, di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan berbasis keagamaan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri prosesi wisuda bersama siswa MTs, MA dan SMK Shirothul Fuqoha’ yang berlangsung di halaman MTs Shirothul Fuqoha’, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 398 siswa resmi dilepas. Jumlah itu terdiri darii siswa MTs, siswa MA dan siswa SMK. Selain prosesi wisuda, yayasan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelajar berprestasi.

Di hadapan ratusan wisudawan dan wali murid, Lathifah menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya mengejar capaian akademik semata.

Menurutnya, pembentukan akhlak, etika dan tanggung jawab sosial justru menjadi pondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peranan besar dalam melahirkan generasi yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

“Ilmu yang diperoleh harus menjadi penerang dalam kehidupan. Tetap hormati guru, berbakti kepada orang tua dan jaga sikap rendah hati di manapun berada,” ujar Lathifah, Sabtu (23/5/2026).

Mantan Anggota DPR RI itu juga menyebut nilai-nilai keislaman yang diajarkan di lingkungan pesantren mampu menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menjaga persatuan dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Pembina Yayasan Shirothul Fuqoha’, Syamsul Mu’in atau akrab disapa Gus Syam, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Malang dalam agenda pelepasan siswa tersebut.

Menurutnya, terdapat pesan penting yang disampaikan kepada para lulusan agar tetap menjaga identitas kesantrian meski nantinya melanjutkan pendidikan maupun beraktivitas di luar lingkungan pondok pesantren.

“Kalau bisa tetap melanjutkan di pesantren. Kalaupun nanti berada di luar, almamater pesantren harus tetap dibawa lewat sikap dan perilaku sehari-hari,” kata Gus Syam.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar lebih bijak dalam menyikapi perkembangan informasi di media sosial yang saat ini bergerak sangat cepat.

Di sisi lain, Kepala MA Shirothul Fuqoha’, Siti Jubaidah, menyampaikan bahwa momentum wisuda ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Pihaknya juga mendorong lulusan MA agar melanjutkan studi ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai yang telah dibangun di lingkungan pesantren. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow