Empat Kelas Bergengsi Lomba Menembak Tandai Peresmian Lapangan Tembak Korem 082/CPYJ dan Perbakin Jombang

Kompetisi kali ini dirancang tidak hanya sebagai ajang adu ketangkasan, tetapi juga sebagai wahana memperkuat sinergitas antar instansi.

23 May 2026 - 19:48
Empat Kelas Bergengsi Lomba Menembak Tandai Peresmian Lapangan Tembak Korem 082/CPYJ dan Perbakin Jombang
Komandan Korem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo saat membuka kegiatan perlombaan menembak. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Peresmian Lapangan Tembak Korem 082/CPYJ dan Perbakin Jombang berlangsung semarak dengan digelarnya kejuaraan menembak yang mempertandingkan empat kelas berbeda. 

Ketua Pelaksana Lomba, Iptu Bowo Tri Kuncoro menyatakan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, sukses, dan meriah berkat dukungan penuh dari seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.

Dalam wawancara usai perlombaan, Iptu Bowo menjelaskan bahwa kompetisi kali ini dirancang tidak hanya sebagai ajang adu ketangkasan, tetapi juga sebagai wahana memperkuat sinergitas antar instansi. 

Sebagai pegiat olahraga menembak, Iptu Bowo pun merinci empat kelas yang dipertandingkan, berikut maksud dari diadaknnya setiap kelas. Berikut urainnya :

1. Dueling Plat Estafet Beregu: Ajang Sinergitas TNI-Polri dan Perbakin

Kelas ini menjadi pembuka sekaligus simbol kolaborasi. Setiap regu terdiri dari tiga personel gabungan, yakni satu dari Kodim (TNI), satu dari Polres (Polri), dan satu dari Perbakin. 

"Tujuannya untuk meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri, Perbakin, dan Pemerintah Kabupaten Jombang," ujar Iptu Bowo, Sabtu (23/5/2026). 

2. Presisi Kombinasi: Uji Kecermatan dan Ketepatan Tingkat Tinggi

Berbeda dengan kelas beregu, Presisi Kombinasi menguji akurasi individu para penembak. Peserta dihadapkan pada dua sasaran plat dan delapan sasaran lesan. Pemenang ditentukan berdasarkan perolehan nilai tertinggi. Kelas ini bertujuan untuk mengasah kecermatan dan ketepatan sasaran setiap shooter.

3. Dueling Plat Perorangan: Kecepatan dan Akurasi Jadi Penentu

Kelas ini menyajikan duel menegangkan. Setiap penembak hanya dibekali sepuluh butir peluru untuk menjatuhkan lima plat. Pemenang adalah yang paling banyak dan paling cepat merobohkan sasaran. 

"Kelas ini penting untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan ketepatan, sekaligus menjadi latihan vital bagi personel TNI-Polri untuk kinerja di lapangan. Bagi anggota Perbakin, ini adalah batu loncatan menuju event-event lebih tinggi," bebernya. 

4. Kelas Eksekutif: Para Senior Turun Gunung Beri Motivasi

Kelas spesial ini diikuti oleh para senior yang telah mengantongi lisensi IPSC dari Pengprov Jatim. Kehadiran mereka bukan sekadar bertanding, melainkan untuk memberi motivasi dan contoh langsung kepada atlet-atlet muda serta pendatang baru Perbakin Jombang. 

"Agar mereka bisa mencontoh senior-seniornya, sehingga Perbakin Jombang bisa berkiprah di kancah nasional," imbuhnya. 

Kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan maksimal Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang. Iptu Bowo menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan dukungan penuh dari Danrem, Dandim, Kapolres, dan Bupati Jombang yang hadir langsung di lokasi. 

"Dengan diresmikannya lapangan tembak baru dan suksesnya penyelenggaraan lomba ini, diharapkan ekosistem olahraga menembak di Jombang semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow