Rastrada Nontunai Kota Blitar Mulai Disalurkan, Pemkot Target Rampung Akhir Juli
Pemerintah Kota Blitar mulai menyalurkan bantuan Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) nontunai triwulan pertama tahun 2026. Setelah sempat mengalami keterlambatan, penyaluran kini dilakukan secara bertahap dengan target seluruh penerima manfaat telah menerima bantuan paling lambat akhir Juli.
KOTA BLITAR, SJP - Pemerintah Kota Blitar mulai menyalurkan bantuan Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) nontunai triwulan pertama tahun 2026.
Setelah sempat mengalami keterlambatan, penyaluran kini dilakukan secara bertahap dengan target seluruh penerima manfaat telah menerima bantuan paling lambat akhir Juli.
Penyaluran perdana dilaksanakan secara simbolis di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul.
Tahun ini, Pemkot Blitar menerapkan mekanisme baru dengan menggandeng KKMP sebagai mitra penyaluran, menggantikan sistem sebelumnya yang melalui e-warung.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan, sebanyak 7.401 keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar Rp65 ribu per bulan. Karena disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, setiap KPM memperoleh bantuan senilai Rp195 ribu yang dapat ditukarkan dengan sekitar 14,5 kilogram beras berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Tri Iman mengakui penyaluran bantuan tahun ini mengalami keterlambatan. Bantuan untuk alokasi Januari hingga Maret baru dapat disalurkan pada Juli karena pemerintah harus memastikan seluruh mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami meminta maaf kepada masyarakat karena penyaluran Rastrada nontunai triwulan pertama terlambat. Kami harus lebih hati-hati agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya, Rabu (22/7/2026).
Meski demikian, Pemkot Blitar menargetkan seluruh penyaluran triwulan pertama dapat diselesaikan paling lambat pada 28 Juli 2026. Setelah proses tersebut rampung, pemerintah akan segera melanjutkan penyaluran bantuan untuk triwulan kedua.
"Setelah selesai ini, akan dilanjutkan penyaluran Rastrada nontunai triwulan kedua dan penyaluran triwulan pertama kami targetkan selesai sampai 28 Juli 2026," ujarnya.
Selain mengejar target penyelesaian, pemerintah juga mulai menerapkan skema baru dengan melibatkan KKMP di setiap kelurahan. Melalui mekanisme ini, beras bantuan disediakan oleh KKMP sehingga masyarakat dapat mengambil bantuan di koperasi yang berada di wilayah tempat tinggal masing-masing.
"Tahun ini kami berkolaborasi dengan KKMP untuk menyalurkan bantuan Rastrada nontunai. Beras bantuannya disediakan oleh KKMP di masing-masing kelurahan, sehingga penerima tinggal mengambil sesuai wilayahnya," jelas Tri Iman.
Saat ini terdapat 21 KKMP di Kota Blitar. Sebanyak 13 koperasi telah diresmikan dan mulai beroperasi, sementara delapan lainnya masih menunggu peluncuran.
Salah seorang penerima bantuan, Muzilatun (49), warga Kelurahan Bendo, mengaku penyaluran Rastrada tahun ini memang lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski jumlah beras yang diterima berkurang, ia tetap bersyukur bantuan tersebut masih membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.
"Tidak apa-apa nilainya berkurang, yang penting masih dapat bantuan. Berasnya cukup membantu kebutuhan makan lima anggota keluarga saya," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

