Wabup Lamongan Ikuti Festival Mangrove Jatim VII di Probolinggo

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur VII di Pantai Bahak, Probolinggo, Ia menekankan pentingnya ekosistem mangrove untuk melindungi pesisir dari abrasi, erosi, dan gelombang badai, sekaligus menjaga kualitas air, habitat spesies, serta penghidupan masyarakat pesisir.

19 Aug 2025 - 22:32
Wabup Lamongan Ikuti Festival Mangrove Jatim VII di Probolinggo
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti Festival Mangrove Jawa Timur VII di Pantai Bahak, Probolinggo, Selasa (Foto ;Dok/Atmo).

LAMONGAN, SJP – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur VII yang digelar di Pantai Bahak, Curahdringu, Tongas, Probolinggo, Selasa (19/8/2025).

Festival ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia yang tahun ini mengusung tema “Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan”.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Mas Dirham menegaskan pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlangsungan lingkungan pesisir. Menurutnya, keberadaan mangrove mampu mengurangi risiko abrasi, erosi, dan gelombang badai.

“Mangrove juga menjaga kualitas air, menyediakan habitat bagi berbagai spesies, serta menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir,” ujar Dirham.

Kabupaten Lamongan sendiri memiliki garis pantai sepanjang 47 kilometer dengan kawasan mangrove seluas 135,5 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 85 persen berada di Kecamatan Brondong, sementara sisanya tersebar di Kecamatan Paciran.

Melihat potensi tersebut, Pemkab Lamongan terus mengintensifkan konservasi mangrove. Upaya ini tidak hanya berupa penanaman, tetapi juga perawatan berkelanjutan, termasuk menjaga kebersihan area hutan mangrove.

Festival Mangrove Jawa Timur VII di Probolinggo turut dihadiri Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Sigit Reliantoro, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Selain penanaman mangrove, rangkaian kegiatan juga meliputi pelepasliaran burung dan penebaran benih kepiting di kawasan pesisir. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow