Volume Penumpang di Stasiun Kediri Tetap Tinggi Pascapuncak Arus Balik
Tercatat untuk perjalanan kereta api jarak jauh, terdapat 1.507 penumpang yang berangkat (naik) dan .1414 penumpang yang tiba (turun).
KEDIRI, SJP – Volume penumpang kereta api yang berangkat maupun tiba di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, khususnya di Stasiun Kediri, terpantau masih tinggi meskipun puncak arus balik telah terlewati.
Kepala Stasiun Kediri, Sifion Aris Wibowo, mengungkapkan bahwa puncak arus balik di Stasiun Kediri terjadi pada H+2 Lebaran.
Tercatat untuk perjalanan kereta api jarak jauh, terdapat 1.507 penumpang yang berangkat (naik) dan .1414 penumpang yang tiba (turun).
Sementara itu, untuk perjalanan kereta api jarak pendek atau lokal, tercatat 1.465 penumpang naik dan 1.633 penumpang turun.
"Untuk Stasiun Kediri puncaknya di kemarin, 24 Maret 2026. Untuk tujuan favorit, selama arus balik ini adalah arah Jawa Barat, Jakarta dan juga Jawa Tengah," tuturnya, Rabu (25/3/2026).
Menurut Aris, arus balik masih akan berlangsung pada hari ini. Mulai esok hari, jumlah penumpang diperkirakan akan mulai mengalami penurunan, namun diprediksi kembali meningkat pada akhir pekan mendatang.
"Mulai besok sudah mulai ada penurunan dan nanti akan naik lagi di tanggal 29 karena di hari terakhir libur anak sekolah," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data Daop 7 Madiun khusus pada hari ini, Rabu (25/3/2026), volume penumpang masih terpantau tinggi. Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang naik mencapai 13.251 orang dan penumpang turun sebanyak 9.795 orang di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah hingga pukul 24.00 WIB.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa berdasarkan data sementara, akumulasi volume penumpang pada periode 11 Maret hingga 25 Maret 2026 menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.
"Untuk periode tersebut, tercatat sebanyak 142.628 pelanggan berangkat (naik) dan 186.713 pelanggan datang (turun) di wilayah Daop 7 Madiun," ujar Tohari.
Pada periode 11 Maret hingga 24 Maret 2026, jumlah penumpang naik tercatat sebanyak 129.377 orang dan penumpang turun sebanyak 176.918 orang.
Puncak keberangkatan terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan jumlah 17.753 penumpang, sedangkan puncak kedatangan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 15.131 penumpang. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

