Viral Perangkat Desa Gajahrejo Pasuruan Karaoke di Kantor Saat Jam Kerja, Tuai Sorotan Publik

Video perangkat Desa Gajahrejo, Pasuruan, karaoke di kantor saat jam kerja viral di media sosial. Kepala desa menyatakan oknum telah ditegur dan akan dibina.

03 Apr 2026 - 20:19
Viral Perangkat Desa Gajahrejo Pasuruan Karaoke di Kantor Saat Jam Kerja, Tuai Sorotan Publik
Salah satu perangkat desa yang sedang bernyanyi di kantor desa (foto isbi/SJP)

PASURUAN, SJP – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perangkat Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, tengah berkaraoke di dalam kantor desa viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Video berdurasi lebih dari dua menit tersebut diunggah oleh akun TikTok @epilo_olipe. Dalam rekaman itu, tampak seorang perempuan yang diduga merupakan perangkat desa berinisial DN, mengenakan seragam dinas lengkap sambil berjoget dan bernyanyi di dalam ruangan kantor desa.

Aksi tersebut diduga dilakukan saat jam kerja, sehingga memicu berbagai reaksi dari warganet. Terlebih, latar belakang video menunjukkan area dalam kantor Pemerintah Desa Gajahrejo.

Pantauan awak media, unggahan tersebut dibanjiri komentar negatif dari warganet. Sebagian menilai tindakan itu tidak pantas dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan.

Sejumlah komentar bernada kritik pun muncul, di antaranya mempertanyakan penggunaan kantor desa yang dinilai tidak sesuai fungsinya.

Tak hanya itu, beberapa warganet bahkan menyinggung pihak pemerintah daerah agar memberikan perhatian terhadap kejadian tersebut.

Komentar negatif disematkan pada kolom komentar seperti akun @Cah Mbois “Kantor desa t-room iki?”, ada juga dari @thopan “Kantor kok digawe room…blaen Iki".

Bahkan salah satu akun @RIF TV berkomentar dengan menyebut Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. “Spill Pak Rusdi, biar dibuatkan room kecamatan sama kopi paitnya”.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan oknum perangkat desa itu mencoreng nama baik desa. Ia juga menyebut hal itu tidak patut ditiru dan mencerminkan lemahnya pengawasan BPD desa setempat.

Iki seng goblok mbek gak waras iku seng delok opo seng karaokean Nang balai Desa se, kantor deso kok dek gawe nyanyi sak enake dewe ae (ini yang bodoh sama gila itu yang lihat apa yang karaokean di kantor desa, kantor desa kok di buat tempat bernyanyi sesuka hati),” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa prilaku oknum staff Desa yang berinisial “DN” tersebut sama halnya merendahkan Bupati Rusdi dan membuat malu masyarakat Desa Gajahrejo.

Umum e ae gawe kudung, uteke Nang dengkul. Isin-isin i deso ae. (umumnya atau busananya pakai kerudung, otaknya di dengkul. Malu-maluin Desa saja,” imbuhnya.

Masyarakat menilai persoalan ini bukan sekedar soal berkaraoke maupun bernyanyi, tetapi menyangkut pada etika, lantaran penggunaan ruang kantor pemerintahan. Apalagi kegiatan tersebut direkam dan disebarluaskan ke media sosial tanpa mempertimbangkan dampak citra terhadap lembaga desa.

Sementara itu, Kepala Desa Gajahrejo, Kasiono, saat dikonfirmasi pada Jumat (3/4/2026) membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut merupakan salah satu perangkat desanya.

“Iya benar, itu salah satu kepala dusun (kasun). Yang bersangkutan sudah saya beri teguran lisan dan telah meminta maaf. Selanjutnya akan kami berikan peringatan tertulis serta pembinaan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat juga belum mendapat respons. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow