Ungkap Tabir Dua Pembunuhan di Megaluh, PR Besar Polres Jombang

Penemuan mayat pertama merujuk hasil autopsi dipastikan korban pembunuhan. Penemuan mayat kedua diduga korban mutilasi.

13 Feb 2025 - 09:28
Ungkap Tabir Dua Pembunuhan di Megaluh, PR Besar Polres Jombang
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan saat dilokasi penemuan mayat berbincang dengan wartawan. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP – Dalam dua hari terakhir, warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan dua penemuan mayat di lokasi berbeda. Dua pekerjaan rumah (PR) bagi Polres Jombang untuk segera menemukan pelakunya.

Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai

Penemuan pertama terjadi ketika warga menemukan mayat seorang perempuan berinisial PRA (18), seorang pelajar SMA asal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito. Jenazahnya mengambang di aliran Sungai Induk Mrican Kanal Turi-Tunggorono, tepatnya di Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa PRA merupakan korban pembunuhan. Ia mengalami luka serius di kepala dan perut akibat benturan benda tumpul. "Dari hasil autopsi, ditemukan luka sobek di kepala akibat benda tumpul serta indikasi benturan di perut yang bisa menyebabkan kematian," ujar AKP Margono Suhendra, Kasatreskrim Polres Jombang.

Polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk pria yang menemukan 

Mayat Laki-laki Tanpa Kepala di Saluran Irigasi

Keesokan harinya, warga kembali dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Kondisi mayat sangat mengenaskan, tanpa kepala dan tanpa busana. 

"Saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti di TKP serta keterangan saksi, termasuk dari pemilik sawah di sekitar lokasi," jelas AKBP Ardi Kurniawan, Kapolres Jombang.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematian dan identitas korban. "Mayat ditemukan dalam kondisi membengkak, diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari. Namun, belum mengeluarkan bau menyengat," tambahnya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut, termasuk mencari tahu apakah ada laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan mayat tersebut. "Usia korban belum bisa dipastikan, kemungkinan antara 20- 30 tahun. Kami masih menunggu hasil autopsi lebih lanjut," pungkas AKBP Ardi.

Rabu (12/2/2025) sore, warga menemukan potongan kepala manusia tanpa tubuh di pinggir Kali Konto, Dusun Kedung Lempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Namun, belum dipastikan apakah kepala itu bagian dari jasad yang dtemukan di Megaluh, menunggu hasil pemeriksaan petugas.

Polres Jombang terus mendalami dua kasus pembunuhan ini dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan. (*)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow