Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Kembali Teror Warga Jalan Melon, Tim Damkar Lakukan Evakuasi

Tim Regu 3 Damkar Pemkot Probolinggo kembali melakukan evakuasi ular sanca kembang di pekarangan warga Kelurahan Kedopok, Jumat (6/2/2026). Ular sepanjang hampir 3 meter ini ditemukan di dekat sungai kecil belakang rumah warga.

06 Feb 2026 - 20:19
Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Kembali Teror Warga Jalan Melon, Tim Damkar Lakukan Evakuasi
Petugas berhasil evakuais ular saca di pemukiman warga. (Foto:Rizky Putra/SJP).

KOTA PROBOLINGGO, SJP - Ketenangan Warga di Jalan Melon, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo terusik oleh kemunculan seekor ular sanca kembang berukuran besar pada Jumat (6/2/2026).

Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat setempat, mengingat peristiwa serupa merupakan kali kedua terjadi di lokasi yang sama dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama.

Laporan terkait keberadaan predator melata tersebut pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran dari seorang warga bernama Nanik.

Merespons laporan darurat tersebut, Tim Damkar dari Regu 3 Pemerintah Kota Probolinggo segera meluncur ke lokasi kejadian di Jalan Melon Gang 1 untuk melakukan tindakan pengamanan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati bahwa ular sanca dengan panjang estimasi mencapai 2,5 hingga 3 meter tersebut sudah berhasil diamankan sementara oleh warga.

Kebetulan, salah seorang warga setempat merupakan seorang pecinta reptil yang memiliki keberanian dan keahlian untuk menangkap ular tersebut sebelum tim evakuasi tiba.

Ular tersebut diketahui pertama kali menampakkan diri di sebuah sungai kecil yang berbatasan langsung dengan area pekarangan rumah penduduk.

Kehadirannya sempat memicu kepanikan massal di lingkungan sekitar, terutama karena warga masih memiliki trauma atas temuan ular sanca serupa di titik yang identik beberapa waktu lalu.

Komandan Regu 3 Damkar Pemkot Probolinggo, Bima Nur Dianto, menjelaskan, faktor lingkungan menjadi alasan utama mengapa area tersebut sering didatangi ular. Lingkungan yang masih asri dengan adanya sumber mata air menjadi habitat yang sangat mendukung bagi reptil untuk mencari makan dan berkembang biak.

Meski ular sudah tertangkap oleh warga, tim profesional Damkar tetap mengambil alih proses evakuasi sesuai dengan standar prosedur operasional keamanan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta hewan tersebut.

"Petugas yang datang tetap mengamankan ular dengan memasang selotip di bagian mulut agar tidak menggigit, dan juga kami melakukan edukasi kepada warga, selanjutnya ular tersebut kami bawa ke Mako Damkar," jelas Bima Nur Dianto.

Selain melakukan evakuasi fisik, petugas juga memberikan edukasi penting kepada warga Jalan Melon mengenai cara penanganan awal jika menemukan satwa liar dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang predator.

Saat ini, ular sanca tersebut telah diamankan di Mako Damkar Kota Probolinggo untuk penanganan lebih lanjut sebelum nantinya dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman manusia. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow