Tuntaskan Infrastruktur, Pemkab dan DPRD Gresik Kejar Perbaikan Jalan Poros Desa
Acara tersebut menghadirkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kepala DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti, sejumlah kepala OPD, kepala desa, dan insan media.
GRESIK, SJP – Di tengah tantangan keterbatasan keuangan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Gresik sepakat untuk memprioritaskan perbaikan jalan poros desa (JPD).
Komitmen bersama ini mengemuka dalam acara dialog publik yang diinisiasi oleh DPRD Gresik berkolaborasi dengan Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) di Gedung GNI, Selasa (2/6/2026).
Acara tersebut menghadirkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kepala DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti, sejumlah kepala OPD, kepala desa, dan insan media.
"Kami fokus jalan poros desa, di tengah efisiensi anggaran desa, kami komitmen belanja kami di belanja modal untuk memenuhi 40 persen mandatory spending yang diamanatkan undang-undang,” kata Bupati Yani.
Yani mengatakan, hampir seluruh usulan Musrenbang maupun reses dewan menempatkan perbaikan JPD sebagai kebutuhan utama masyarakat.
Ia juga berharap adanya dukungan legislatif dapat mengawal proses pembangunan hingga pelelangan agar tidak menimbulkan persoalan.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, menyatakan komitmen legislatif mendorong percepatan pembangunan JPD.
“Kebutuhan penuntasan jalan poros desa sangat besar. Tugas kami di DPRD adalah menentukan skala prioritas berdasarkan hasil musrenbang, pokok-pokok pikiran dewan, dan hasil reses,” ujarnya.
Syahrul menekankan pengawasan pembangunan jalan membutuhkan peran aktif masyarakat dan media.
“Kalau ada persoalan di lapangan silakan dilaporkan kepada kami. Harapannya semua pihak bisa bersama-sama mengawal pembangunan agar berjalan lebih baik dan produktif,” tuturnya.
Sedangkan Kepala DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti menyebut, perbaikan JPD tetap menjadi prioritas APBD 2026.
Dari total sebanyak 218 ruas jalan di Kabupaten Gresik, ada 22 ruas jalan yang balal diprioritaskan dalam Perubahan APBD 2026.
Ia menekankan, prioritas perbaikan JPD dilakukan di Gresik wilayah selatan yang kerap terdampak banjir.
“Kami mulai menggunakan konstruksi beton pada sejumlah ruas karena dinilai lebih sesuai dengan kondisi lapangan dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

