Total Layani Masyarakat, Operator Adminduk Batu Rambah Desa
Dispendukcapil menghadirkan layanan khusus untuk akta kelahiran melalui program Jemput Bola Bayi Baru Lahir (Jebol Pak Bahir).
KOTA BATU, SJP - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), dengan menempatkan operator di setiap desa.
Langkah ini dilakukan untuk memudahkan warga yang kesulitan datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam mengurus dokumen kependudukan.
Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Wiwik Nuryati menjelaskan pada Kamis (30/1/2025), program yang dinamakan Sistem Aplikasi Pelayanan Kependudukan di Desa (Si Apel Pedes) telah diterapkan sejak awal 2024.
"Layanan ini memfasilitasi pengurusan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), KTP perubahan, dan akta kematian langsung dari desa. Dengan adanya operator di desa, warga tidak perlu jauh-jauh ke balai kota untuk mengajukan permohonan. Data yang diisi di formulir langsung dikirim ke kami untuk diproses cepat,” ujarnya.
Proses penerbitan dokumen pun terbilang cepat, mulai dari hitungan jam hingga satu hari kerja, tergantung jenis dokumen yang diajukan. Setelah dokumen selesai diproses, operator desa akan menghubungi pemohon untuk pengambilan dokumen.
Selain Si Apel Pedes, Dispendukcapil juga menghadirkan layanan khusus untuk akta kelahiran melalui program Jemput Bola Bayi Baru Lahir (Jebol Pak Bahir).
Program ini memungkinkan pengurusan akta kelahiran langsung di rumah sakit atau desa, tanpa perlu tatap muka dengan petugas. Data pemohon dikirim melalui WhatsApp dan hasil cetak akta dikirimkan langsung ke pemohon atau melalui email.
"Nantinya, layanan ini akan terus dikembangkan untuk mencakup kebutuhan dokumen lain seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Kartu Identitas Anak (KIA). Harapannya, layanan yang semakin dekat dengan masyarakat ini bisa semakin mempermudah mereka tanpa mengganggu waktu kerja," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

