Trio Agus Ungkapkan Komitmen DPRD Kota Malang dalam Mendorong Tercapainya Kota Kreatif Dunia
Menurutnya DPRD Kota Malang sendiri telah berupaya mendorong maksimal kota ini menjadi pusat kreatifitas. Termasuk menjadi destinasi pendidikan dan kebudayaan yang terbaik.
KOTA MALANG, SJP - Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono mengaku telah berupaya maksimal mendorong Kota Malang menjadi kota kreatif dunia.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri undangan podcast dengan salah satu media elektronik. Menurutnya Tiro, DPRD Kota Malang sendiri telah berupaya maksimal mendorong kota ini menjadi pusat kreatifitas.
Termasuk menjadi destinasi pendidikan dan kebudayaan yang terbaik. Sehingga seluruh komponen harus saling menopang untuk mewujudkan impian tersebut.
"PAD Kota Malang sendiri ditopang dari sektor pemasukan dari hotel-hotel yang tingkat huniannya dipengaruhi oleh banyaknya event yang terselenggara di kota ini," ungkap Trio.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut, pihaknya dapat berkontribusi dalam hal penyusunan regulasi sebagai payung hukum atas kegiatan kreatif di Kota Malang. Terutama regulasi dalam penyediaan anggaran.
"Pada periode wali kota yang lalu, DPRD Kota Malang juga telah mengawal pembangunan MCC yang menelan anggaran 100 miliar," ucap Trio.
Diakuinya, keberadaan MCC tidak serta merta membuat untung pendapatan daerah. Namun lewat inkubasi bisnis dan banyaknya event, ia optimistis akan menumbuhkembangkan perusahaan kreatif di Kota Malang.
"Namun saat ini kami juga membahas potensi sisi komersil dari penggunaan MCC. Karena biaya oprasionalnya mencapai 6 miliar per tahun," tukas Trio.
Selain itu di dinas-dinas terkait, seperti Disporapar dan Diskopindag dari sisi penganggaran dan regulasi terus didukung oleh DPRD Kota Malang. Tentunya hal ini bertujuan agar mendongkrak program kreatifitas digital di kota pendidikan ini.
DPRD Kota Malang sendiri terbuka untuk menerima saran dan masukan dari komunitas, para ahli maupun praktisi saat menggodok Perda Ekonomi Kreatif.
Tidak hanya itu, DPRD Kota Malang nantinya juga akan menyiapkan sanksi hukum jika ada pihak yang tidak menjalankan maupun mendukung program ekonomi kreatif di Kota Malang.
Baru-baru ini ada kabar menggembirakan: Kota Malang lolos seleksi tahap awal di ajang UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Kota Malang masuk dalam nominasi kota kreatif digital tingkat global.
Sebelumnya, Kota Malang dinobatkan sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kota Malang kemudian mendaftarkan diri ke UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada tahun 2024 melalui kategori Media Arts. Saat ini, Kota Malang masih menunggu hasil seleksi dari lembaga PBB tersebut. (0)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

