Tiga Remaja Paiton Tewas Terlindas Truk Gandeng Usai Tabrakan dengan Kendaraan Tak Dikenal

Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo pada Senin (10/2/2026). Insiden memilukan ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan sebuah truk gandeng Hino. Tiga remaja asal Desa Sumberanyar dilaporkan meninggal dunia setelah motor yang mereka kendarai bersenggolan saat mendahului truk dan terjatuh ke kolong kendaraan besar tersebut.

10 Feb 2026 - 21:31
Tiga Remaja Paiton Tewas Terlindas Truk Gandeng Usai Tabrakan dengan Kendaraan Tak Dikenal
Tiga remaja tewas tertabrak turuk. (Foto: SC Vidio Amatir/SJP)

PROBOLINGGO, SJP – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang memilukan mengguncang Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin (10/02/2026). Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk gandeng ini mengakibatkan tiga remaja meninggal dunia di tempat kejadian.
 
Kendaraan yang terlibat dalam tragedi ini adalah sepeda motor Honda Scoopy dengan plat nomor N 2584 NE dan truk gandeng Hino berplat P 9289 UQ.
 
Korban jiwa yang meninggal dunia terdiri dari Muhammad Hairunnasihin (13 tahun) selaku pengendara motor, serta dua penumpangnya, Dimas Martin Pratama (16 tahun) dan Anggi Septian Nugraha (15 tahun).

Ketiganya merupakan warga Dusun Sekar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Sementara itu, truk gandeng dikemudikan oleh Abdul Mutalib (48), seorang sopir asal Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, menjelaskan kronologis kejadian. Awalnya, sepeda motor yang dikendarai Muhammad Hairunnasihin bersama dua temannya melaju dari arah timur menuju barat.
 
"Saat berusaha mendahului truk gandeng Hino yang berjalan searah di depannya, diduga pengendara motor terlalu mengambil jalur ke kanan," ujar Aditya.
 
Manuver tersebut menyebabkan sepeda motor bersenggolan dengan kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, sepeda motor oleng dan terjatuh ke sisi kiri, hingga masuk ke bawah kolong truk gandeng yang melaju di depannya.
 
"Akibat benturan keras dan tergilas, ketiga remaja tersebut mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSU Rizani Paiton," tambahnya.
 
Selain merenggut nyawa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp2 juta. Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Probolinggo masih menangani kasus ini untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow