Terekam CCTV, Pencuri Rokok Satroni Toko di Jombang, Empat Slop Raib Digondol

Akibat insiden tersebut, pemilik toko mengalami kerugian materiil hingga ratusan ribu rupiah.

30 Dec 2025 - 16:20
Terekam CCTV, Pencuri Rokok Satroni Toko di Jombang, Empat Slop Raib Digondol
Tangkapan layar kamera CCTV pria di Jombang curi rokok. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP — Aksi pencurian dengan pemberatan menyasar sebuah toko kelontong di Dusun Bongkot, Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. 

Seorang pria tak dikenal terekam kamera pengawas (CCTV) menggasak empat slop rokok saat kondisi toko tengah lengang. 

Akibat insiden tersebut, pemilik toko mengalami kerugian materiil hingga ratusan ribu rupiah.

Peristiwa pencurian ini sejatinya terjadi pada Sabtu (27/12/2025) pagi, namun pemilik toko, Mei Sawitri (33), baru menyadari hilangnya barang dagangan pada Senin (29/12) siang saat melakukan audit stok rutin.

"Awalnya saya mengira barang tersebut sudah terjual. Namun, setelah dikonfirmasi ke penjaga toko, ternyata tidak ada transaksi dalam jumlah besar. Kecurigaan itu terbukti setelah kami membuka rekaman CCTV," ujar Mei saat memberikan keterangan pada Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku merupakan seorang pria berperawakan kurus yang beraksi seorang diri. 

Untuk memuluskan aksinya, pelaku menggunakan atribut penutup identitas berupa jaket hoodie berwarna cokelat muda dan topi, sepeda motor Honda Beat hitam yang diparkir cukup jauh dari lokasi untuk menghindari kecurigaan.

Pelaku memanfaatkan kelalaian penjaga toko yang saat itu tengah berada di warung sebelah. 

Dalam durasi yang singkat, pria tersebut masuk ke area etalase dan mengambil tiga slop rokok, membawanya ke motor, lalu kembali masuk untuk menggasak satu slop tambahan.

Total kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp900 ribu. Barang yang dicuri merupakan komoditas yang mudah dijual kembali di pasar gelap, sehingga kuat dugaan pelaku telah memetakan lokasi sebelum beraksi.

Kapolsek Peterongan, Iptu Solihin Budi Santoso, membenarkan bahwa pihak korban telah melayangkan laporan resmi ke kepolisian. 

Saat ini, tim penyidik tengah mendalami rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi identitas dan pelat nomor kendaraan pelaku.

Insiden ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha di wilayah Peterongan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan saat pergantian penjaga atau kondisi lingkungan sekitar yang sepi.

"Laporan sudah kami terima. Anggota telah melakukan olah TKP awal dan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif," pungkas Iptu Solihin. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow