Korsleting Listrik Hanguskan Kandang Bebek di Srengat Blitar

Kobaran api yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang bebek berukuran 5x15 meter.

30 Dec 2025 - 17:00
Korsleting Listrik Hanguskan Kandang Bebek di Srengat Blitar
Petugas saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran kandang bebek. (Foto: Istimewa)

BLITAR, SJP — Insiden kebakaran melanda sebuah fasilitas peternakan milik warga di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Senin (29/12/2025) malam. 

Kobaran api yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang bebek berukuran 5x15 meter.

Peristiwa kebakaran yang menimpa usaha milik Endah Trisnawati (43) ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 22.35 WIB. 

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kejadian diawali dengan suara dentuman keras yang menyerupai ledakan petasan dari arah area peternakan.

"Saksi bernama Gandi mendengar suara letusan. Saat dilakukan pengecekan ke luar rumah, api sudah dalam kondisi membesar dan menyelimuti struktur kandang," ungkap Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Selasa (30/12/2025).

Melihat situasi tersebut, warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya guna mencegah perambatan api ke pemukiman, sembari menunggu bantuan dari unit pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tim Pemadam Kebakaran yang dikerahkan segera melakukan lokalisir api sehingga kebakaran tidak meluas. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan identifikasi sisa material, petugas menyimpulkan penyebab sementara kebakaran tersebut.

"Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada instalasi di dalam kandang. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka," jelas Tedi.

Meski tidak ada korban jiwa, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai sedikitnya Rp3 juta. 

Seluruh bangunan kandang beserta infrastruktur pendukung di dalamnya ludes menjadi arang.

"Tidak ada korban, kerugian ditafsir Rp3 juta," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow