Temukan Anak Tidak Sekolah, Dindik Kota Blitar Kini Fokus Pendampingan
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar masih menemukan adanya anak tidak sekolah (ATS) di wilayahnya. Sejauh ini, Dindik menemukan 16 anak yang tidak sekolah dan sedang dilakukan intervensi agar mereka kembali bersekolah. Artinya, saat ini Dindik tengah fokus melakukan pendampingan.
KOTA BLITAR, SJP - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar tengah fokus melakukan penelusuran di lapangan, kaitan anak tidak sekolah (ATS). Artinya, penelusuran terhadap anak-anak yang sebenarnya terdaftar sebagai siswa, namun yang bersangkutan berhenti masuk sekolah atau bolos dengan berbagai alasan.
Sejauh ini, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar menemukan 16 anak tidak sekolah dan tengah dilakukan pendampingan agar mereka kembali bersekolah.
"Jumlah temuan sampai saat ini ada 16 enak yang kita lakukan pendampingan atau intervensi. Secara bertahap, mereka sudah kembali ke sekolah," terang Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin Alinurdin, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Dindin, meskipun sudah dilakukan pendampingan dan yang bersangkutan sudah kembali bersekolah, pemantauan di lapangan tetap diperlukan. Tujuannya agar mereka tak mengulangi perbuatannya bolos sekolah.
Ada beberapa faktor yang membuat anak-anak tersebut berhenti sekolah atau bolos sekolah. Mulai dari faktor lingkungan hingga kurangnya semangat untuk belajar di sekolah.
"Jadi, yang kami temukan itu sedang menjadi perhatian khusus dari kami. Mereka ditemukan di Kecamatan Sukorejo dan Sananwetan, mulai jenjang SD, SMP dan SMA juga ada," ujarnya.
Dindin menambahkan hal ini dilakukan sesuai instruksi dari pimpinan daerah Kota Blitar. Artinya, Pemkot Blitar ingin memastikan semua anak-anak di wilayahnya menempuh pendidikan di sekolah. (*)
Editor: Rizqi ArdianĀ
What's Your Reaction?

