Tangis Pecah Keluarga Pria Bunuh Diri di Rolak Songo Mojokerto

Pihak keluarga mengaku mendapatkan informasi dari media dan video sepeda motor korban yang beredar.

03 Jul 2025 - 06:59
Tangis Pecah Keluarga Pria Bunuh Diri di Rolak Songo Mojokerto
Tangis pecah keluarga SR, pria asal Suidoarjo hang nekat bunuh diri meloncat ke Sungai Brantas. (Istimewa)

MOJOKERTO, SJP - Malam itu tangis tak bisa dibendung oleh keluarga SR (20), pria yang nekat meloncat ke sungai brantas di Dam Rolak Songo, Dusun Jatiwetan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. 

Mereka mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan Mapolsek Mojoanyar untuk memastikan jika yang melakukan bunuh diri ini adalah keluarganya. 

Pihak keluarga mengaku mendapatkan informasi dari media dan video sepeda motor korban yang beredar. Setelah benar motor beat berwarna merah itu adalah milik keluarganya, mereka mengonfirmasi jika warga Dusun Karangnongko, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo itu memang benar keluarganya. 

Kakak ipar korban, Siti Robiatin saat mendatangi TKP menyebut, dirinya pertama kali mendapat informasi ini dari ibu mertua Siti yang melihat video yang beredar. 

"Saya melihat motornya, saya langsung tahu itu milik adik saya," kata Siti, Rabu (2/7/2025) malam. 

Hingga Kamis (3/7/2025) pagi, jasad korban masih belum berhasil ditemukan. 

Diberitakan sebelumnya, dugaan bunuh diri dengan cara melompat ke sungai brantas area dam atau bendungan air Rolak Songo Mojokerto kembali terjadi pada Rabu (2/7/2025). 

Sebelumnya pada Desember 2025 lalu seorang pemuda juga nekat bunuh diri lantaran putus cinta, bahkan jasadnya hingga kini belum ditemukan. 

Kini, peristiwa nekat itu kembali terjadi sekira pukul 15.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui korban berinisial SR (20) warga Dusun Karangnongko, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. 

Kapolsek Mojoanyar Iptu Rizal Arisman membenarkan adanya peristiwa tersebut di Dam Rolak Songo. Dua orang saksi disebutnya telah dimintai keterangan. Barang bukti sepeda motor korban juga telah diamankan. 

"Sudah olah TKP, menggali keterangan saksi dan mengamankan barang bukti, kami sudah koordinasi dengan BPBD dan Basarnas untuk mencari korban," kata Iptu Rizal, kemarin. 

Saat ini, korban belum juga ditemukan, pihak kepolisian dan sejumlah tim BPBD dan Basarnas dibantu relawan melakukan pencarian melalui pemantauan dan penghadangan. 

"Selanjutnya kita maksimalkan besok, sekarang sudah malam," tandasnya.

Hingga berita ini diunggah, belum terkonfirmasi secara resmi apa yang menjadi penyebab korban nekat menceburkan diri ke sungai brantas tersebut. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow