Satu Korban Asal Blitar Ditemukan, Ayah Masih Hilang dalam Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
Muhammad Aris Setiawan, korban asal Blitar, ditemukan tewas dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Ayahnya, Mujiono, masih dalam pencarian.
SUARAJATIMPOST.COM—Musibah tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga korban. Khususnya warga asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Dari dua warga Blitar yang menjadi korban, baru satu yang telah ditemukan. Yakni Muhammad Aris Setiawan (23), warga Kelurahan Babatan, Kecamatan Wlingi. Sementara sang ayah, Mujiono, hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Jenazah Aris berhasil ditemukan pada Selasa (8/7/2025) sore dan dikenali melalui kantung jenazah bernomor 009. Setelah proses identifikasi, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Blitar. Saat ditemui di lokasi pemakaman, kakak korban, Agus, membenarkan peristiwa tersebut.
“Mereka kerja berdua. Bapak sopirnya, Aris kernetnya. Saat ini bapak belum ditemukan. Bapak terbiasa kalau naik kapal tidur di kabin truk tetapi adik keluar truk. Kemungkinan bapak terjebak di kabin truk saat kapal tenggelam,” ungkap Agus dikutip dari Beritasatu.com.
Keluarga pertama kali mengetahui kabar tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya dari seorang kerabat yang juga bekerja sebagai sopir. Saat kejadian, kerabat tersebut berada di Banyuwangi dan bersiap menyeberang ke Bali menggunakan kapal berbeda.
“Tiba-tiba dapat kabar kalau kapal yang ditumpangi bapak sama Aris tenggelam. Langsung kaget,” sambungnya.
Agus menyampaikan harapannya agar proses evakuasi dapat segera menemukan jenazah sang ayah. Sehingga keluarga bisa memberikan penghormatan terakhir dengan layak.
Hingga saat ini, pencarian masih dilanjutkan oleh tim dari Basarnas yang dibantu nelayan setempat, menyisir wilayah sekitar lokasi tenggelamnya kapal di Selat Bali. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

