Perairan Selat Bali Makan Korban, KMP Tunu Pratama Jaya Karam Gegara Mesin Bocor

Kapal ini memberikan sinyal permintaan bantuan pertama pada pukul 22.17 WIB. Sayangnya, hanya berselang 1 jam kemudian, komunikasi dengan kapal terputus dan kapal dilaporkan karam pada pukul 23.25 WIB.

03 Jul 2025 - 07:35
Perairan Selat Bali Makan Korban, KMP Tunu Pratama Jaya Karam Gegara Mesin Bocor
Pencarian tim SAR di perairan Selat Bali, usai mendengar kabar tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya (Foto : Basarnas Bali)

BANYUWANGI, SJP – Kabar duka kembali terjadi di bidang transportasi laut. Di mana sebuah insiden memilukan, kapal motor penumpang (KMP) Tunu Pratama tenggelam di perairan Selat Bali, pada Rabu (2/7/2025) malam.

KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran serius di ruang mesin, beberapa saat usai berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Kapal ini memberikan sinyal permintaan bantuan pertama pada pukul 22.17 WIB. Sayangnya, hanya berselang 1 jam kemudian, komunikasi dengan kapal terputus dan kapal dilaporkan karam pada pukul 23.25 WIB.

Seperi dikutip dari beritasatu.com, laporan dari Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Gilimanuk mengonfirmasi bahwa pada pukul 00.16 Wita, Kamis (3/7/2025) dini hari, KMP Tunu Pratama Jaya kembali meminta bantuan lewat saluran komunikasi maritim Channel 17.

Permintaan itu terkait kebocoran di ruang mesin yang menyebabkan gangguan serius pada sistem kapal. Sayangnya, situasi pun cepat memburuk. Hanya 3 menit berselang, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout total, serta kehilangan seluruh daya dan kendali.

Mendengar kabar itu, upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh kapal rekanan dalam satu rute, yakni KMP Tunu Pratama Jaya 3888. Namun sayangnya, kapal penyelamat tersebut tak berhasil memberikan bantuan karena arus laut menyeret KMP Tunu Pratama Jaya hingga akhirnya terbalik.

Koordinat terakhir kapal sebelum tenggelam tercatat di titik -08°09.371′, 114°25.1569′, kawasan perairan tengah Selat Bali.

Hingga Kamis (3/7/2025) dini hari, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Personel dari Basarnas Pos Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, TNI AL, relawan, serta petugas dari PT ASDP Ketapang-Gilimanuk dilibatkan secara penuh.

“Situasi masih sangat dinamis. Kami fokus pada pencarian dan evakuasi. Segala perkembangan akan disampaikan setelah ada kepastian,” ujar Koordinator Basarnas Pos Banyuwangi, Wahyu Setyabudi.

Penyisiran terus dilakukan menyusuri titik-titik potensial di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Namun, tim pencari menghadapi tantangan besar karena kondisi cuaca di perairan Selat Bali sedang tidak bersahabat.

Gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir memperlambat proses evakuasi. 

Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menjadi peringatan penting terhadap pentingnya pemeriksaan teknis menyeluruh sebelum kapal berlayar, khususnya saat musim dengan kondisi cuaca ekstrem. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber :
Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow