Tandukan Firli di Injury Time Selamatkan Persik Kediri dari Kekalahan di Kandang

Gol tandukan Muhammad Firli pada injury time memaksa Persik Kediri bermain imbang 1-1 kontra Persib Bandung di Stadion Brawijaya pada pekan ke-16 Super League 2025/2026.

05 Jan 2026 - 21:25
Tandukan Firli di Injury Time Selamatkan Persik Kediri dari Kekalahan di Kandang
Laga Persik Kediri vs Persib Bandung berakhir imbang, 1-1 . (foto: Instagram Persik Official)

KEDIRI, SJP — Tandukan Muhammad Firli pada masa injury time menjadi penentu yang menyelamatkan Persik Kediri dari kekalahan di kandang sendiri. Gol telat tersebut memaksa Persib Bandung pulang dengan hasil imbang 1-1 pada pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (5/1).

Persik yang tampil dengan kostum ungu langsung menerapkan tempo tinggi sejak awal laga. Macan Putih mencoba mengimbangi gaya permainan Persib yang mengandalkan umpan panjang dari sisi kiri ke kanan.

Jual beli serangan terjadi, namun hingga 30 menit pertama belum ada peluang benar-benar berbahaya. Persik justru tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang rapi. Skema man to man marking yang diterapkan tuan rumah membuat Persib kesulitan mengembangkan permainan.

Thom Haye dan Andre Jung tak leluasa bergerak. Ezra Walian pun minim kontribusi karena rapatnya lini tengah Persik. Hingga turun minum, skor tetap kacamata 0-0.

Memasuki babak kedua, intensitas laga meningkat. Persib harus kehilangan Andre Jung yang mengalami cedera paha saat berduel dengan bek Persik dan digantikan Berguinho. Tak lama berselang, Beckham Putra Nugraha juga mengalami cedera dan digantikan Saddil Ramdani.

Pergantian itu berdampak cepat. Persib akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-68 lewat gol Saddil Ramdani yang memanfaatkan celah di pertahanan Persik. Namun keunggulan Maung Bandung tak bertahan lama secara mental.

Petaka datang bagi Persib pada menit ke-81. Saddil Ramdani yang baru masuk justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu merah, membuat Persib bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persik untuk menekan habis-habisan. Puncaknya terjadi di masa injury time. Berawal dari sepak pojok Ezra, tembakan Supriadi sempat membentur ke atas sebelum disambar Muhammad Firli dengan tandukan keras yang tak mampu dihalau kiper Persib. Stadion Brawijaya pun bergemuruh.

Insiden sempat terjadi jelang akhir laga saat Ezra terlibat kontak dengan Alfeandra Dewangga dan muncul dugaan handball di kotak penalti. Namun wasit hanya mengganjar kartu kuning dan tidak menghadiahkan penalti.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tak berubah. Gol telat Firli memastikan Persik Kediri terhindar dari kekalahan di kandang, sementara Persib harus rela gagal kembali ke puncak klasemen dan membawa pulang modal kurang ideal jelang laga besar menghadapi Persija. (**)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow