Tahun Ini, Pemkot Batu Siapkan Rp 2,6 Miliar Untuk RTLH

Kepala Disperkim Kota Batu, Bangun Yulianto pada Rabu (22/1/2025) menjelaskan bahwa 88 RTLH tersebut telah melalui proses seleksi ketat dan verifikasi dua tahap. Tahap pertama memeriksa kondisi fisik rumah, sementara tahap kedua memastikan rumah yang diajukan belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya.

22 Jan 2025 - 19:49
Tahun Ini, Pemkot Batu Siapkan Rp 2,6 Miliar Untuk RTLH
Pembangunan salah satu RTLH di Kota Batu (Arul/Sjp)

KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar untuk program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2025. Sebanyak 88 unit rumah diprioritaskan untuk direnovasi, masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp 30 juta.

Kepala Disperkim Kota Batu, Bangun Yulianto pada Rabu (22/1/2025) menjelaskan, bahwa 88 RTLH tersebut telah melalui proses seleksi ketat dan verifikasi dua tahap. Tahap pertama memeriksa kondisi fisik rumah, sementara tahap kedua memastikan rumah yang diajukan belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya.

“Kerusakan atap, lantai belum berkeramik, hingga dinding yang tidak representatif menjadi pertimbangan utama. Selain itu, penerima bantuan harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” kata Bangun.

Program ini menargetkan penyelesaian dalam waktu satu hingga tiga bulan, bergantung pada tingkat kerusakan rumah. Saat ini, progres renovasi rata-rata telah mencapai 60 persen.

Renovasi rumah melibatkan kerja sama dengan masyarakat sekitar dan mendapat dukungan dari donatur yang turut mempercepat proses perbaikan. Bangun menambahkan, pihaknya juga diminta untuk melaporkan perkembangan program ini kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sesuai arahan Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono.

Meski program ini hanya mencakup 88 unit rumah, jumlah tersebut belum mampu memenuhi seluruh pengajuan bedah rumah tahun sebelumnya yang mencapai 148 unit. Bangun menjelaskan, penyesuaian jumlah penerima bantuan dilakukan berdasarkan kemampuan anggaran yang tersedia.

"Harapannya, dengan anggaran ini, kualitas hunian warga dapat meningkat sehingga lebih layak dan nyaman," tutup Bangun. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow