Sumber Mata Air Gayam di Probolinggo Butuh Dukungan Fasilitas untuk Jadi Destinasi Wisata
Keberadaan sumber mata air dengan luas 857 meter persegi itu diharapkan tidak hanya menjadi tempat wisata alam yang menarik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
KOTA PROBOLINGGO, SJP - Sumber mata air Gayam yang terletak di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, saat melakukan pemantauan ke lokasi pada Kamis (24/4/2025) siang.
Dalam kunjungannya, dr. Aminuddin menyebut, sumber mata air Gayam merupakan salah satu dari belasan sumber mata air di Kota Probolinggo yang berpotensi menarik wisatawan.
"Ada beberapa sumber mata air di Kota Probolinggo yang jumlahnya belasan dan menjadi potensi destinasi wisata baru. Termasuk sumber mata air Gayam ini. Sehingga kita datang untuk memastikan hal itu," ucapnya.
Selama ini, sumber mata air Gayam itu dijadikan sebagai tempat pemancingan oleh warga. Bahkan di tempat tersebut beberapa kali digelar lomba.
Namun, warga setempat berharap ada tambahan fasilitas pendukung jika lokasi tersebut benar-benar akan dijadikan sebagai tempat wisata.
Salah seorang warga, Aan menyebut, beberapa infrastruktur masih belum memadai. "Misalnya MCK, saluran irigasi, hingga palang pintu kereta yang tidak ada. Semoga ini diperhatikan," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.
"Kami akan berkoordinasi dengan dinas dan lembaga terkait untuk menyiapkan infrastruktur yang diperlukan, agar sumber mata air Gayam bisa dikelola dengan baik sebagai destinasi wisata," tandasnya.
Diketahui, sumber mata air Gayam sudah ada sejak puluhan tahun. Sebelumnya, sumber mata air itu terlihat tidak terawat. Bahkan terkesan kumuh.
Oleh sebab itu, warga setempat berinisiatif untuk membersihkan sumber mata air itu secara swadaya. Berkat usaha warga, kini tempat itu terlihat bersih dan layak menjadi destinasi wisata.
Keberadaan sumber mata air dengan luas 857 meter persegi itu diharapkan tidak hanya menjadi tempat wisata alam yang menarik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Dengan perbaikan infrastruktur dan fasilitas, diharapkan potensi ini dapat dimaksimalkan untuk mendorong peningkatan pariwisata di Kota Probolinggo. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

