Stok Beras Bulog Tulungagung Aman hingga 14 Bulan Mendatang

Saat ini total stok beras yang tersimpan di lima gudang mencapai 48 ribu ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar 2.400 ton per bulan.

29 Oct 2025 - 20:15
Stok Beras Bulog Tulungagung Aman hingga 14 Bulan Mendatang
Stok beras di gudang Bulog Cabang Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Kabar baik datang dari Perum Bulog Cabang Tulungagung. Lembaga tersebut memastikan cadangan beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lebih dari satu tahun ke depan.

Kepala Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Hariadi, menyebutkan saat ini total stok beras yang tersimpan di lima gudang mencapai 48 ribu ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar 2.400 ton per bulan, jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan selama kurang lebih 14 bulan.

Ketahanan stok itu bahkan bisa lebih panjang apabila distribusi bantuan pangan dari pemerintah berkurang atau ditunda sementara waktu.

"Kalau kebutuhan distribusi bantuan pangan beras turun, ya otomatis kamampuan cadangan beras bisa lebih panjang," katanya, Rabu (29/10/2025).

Lebih lanjut Yonas menjelaskan, di tahun 2025 ini Bulog Tulungagung juga mencatat capaian positif dalam serapan gabah petani. Dari target 42 ribu ton, Yonas memastikan realisasinya sudah 100 persen tercapai, bahkan masih akan terus dilakukan pembelian hingga akhir tahun.

Pihaknya juga terus memantau harga gabah di tingkat petani agar proses penyerapan tetap stabil dan menguntungkan.

"Kita tetap akan menyerap hingga akhir tahun sambil memantau dinamika harga gabah di tingkat petani," ujarnya.

Menurut Yonas, saat ini Bulog Tulungagung mengelola lima gudang utama yang tersebar di Bence (Blitar), Karangsoko (Trenggalek), serta Ngujang dan Pulosari (Tulungagung) dengan total kapasitas mencapai 60 ribu ton.

"Untuk gudang masih terdapat ruang tambahan jika produksi petani meningkat," ungkapnya.

Sementara itu, secara nasional, stok cadangan beras pemerintah telah mencapai 3,9 juta ton, menjadi sinyal kuat bahwa pasokan pangan nasional dalam kondisi terkendali.

"Meskipun stok nasional besar, kami harus memastikan stok di tingkat kabupaten cukup agar distribusi mampu menjangkau hingga ke desa-desa dan tidak bergantung pada logistik jauh," tambahnya.

Yonas menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan stok di tingkat daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan regional. Menurutnya, gudang yang dikelola Bulog Cabang Tulungagung menerapkan sistem pengawasan dan pengendalian mutu secara ketat agar beras yang disalurkan tetap layak konsumsi dan tidak mengalami penurunan kualitas sebelum diterima masyarakat.

"Gudang dengan daya tampung hingga 60.000 ton ini kita kelola dengan mekanisme pengendalian mutu yang ketat agar saat didistribusikan, masyarakat menerima beras yang layak," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow