SMK Kesenian Jadi Jalan Regenerasi Seniman Kota Batu
Ketua Dewan Kesenian Kota Batu Sunarto memandang SMK Kesenian akan menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan praktik lapangan. Di satu sisi, anak-anak muda bisa mendapatkan pendidikan formal tentang seni dan di sisi lain, mereka juga belajar langsung dari para praktisi yang sudah berpengalaman.
KOTA BATU, SJP - Program rintisan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesenian di Kota Batu mendapat sambutan positif dari Ketua Dewan Kesenian Kota Batu, Sunarto.
Menurutnya, kehadiran sekolah berbasis seni itu bukan sekadar janji politik, tetapi langkah strategis untuk memastikan regenerasi seniman lokal tidak terputus di tengah derasnya perkembangan zaman.
Diwawancarai pada Rabu (10/9/2025), ia menegaskan keberadaan SMK Kesenian akan membuka ruang baru bagi anak-anak muda di Batu untuk menekuni bidang seni secara lebih serius.
Ia menekankan bahwa kondisi saat ini menunjukkan tidak banyak generasi muda yang berminat mendalami seni, baik seni rupa, tari, maupun musik.
“Justru ini merupakan angin segar bagi kami para pelaku seni untuk menularkan ilmu. Kalau tidak ada wadah semacam ini, potensi terputusnya regenerasi akan semakin besar,” ujarnya.
Menurutnya, langkah Pemkot Batu yang berencana melibatkan seniman lokal sebagai pengajar adalah keputusan bijak. Sebab, para pelaku seni setempat dinilai memiliki kompetensi yang mumpuni, bahkan sebagian sudah mengantongi legalitas formal untuk mengajar.
Namun, Sunarto menegaskan, keterlibatan seniman tetap harus melalui seleksi sehingga pihaknya tidak main-main dan bukan tiba-tiba semua seniman bisa masuk tetapi harus sesuai peruntukannya dan ada basic akademik.
Ia juga menambahkan, keterlibatan seniman di SMK Kesenian bukan hanya bermanfaat bagi murid, tetapi juga memberi nilai tambah bagi para pengajar itu sendiri.
Selama ini, pekerjaan seni kerap bersifat insidental dan tidak berkesinambungan. Dengan menjadi tenaga pengajar, para seniman bisa memiliki sumber penghasilan tambahan yang lebih stabil tanpa harus meninggalkan aktivitas keseniannya.
“Saya yakin teman-teman seniman akan antusias. Karena ini kesempatan untuk menghidupkan kembali gairah berkesenian sekaligus menjaga warisan budaya Kota Batu,” tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

