Situs Sentono Watu, Pusaka Sejarah Tersembunyi di Turen Malang
Situs Sentono Watu di Gedog Kulon Turen menyimpan peninggalan kuno berupa lingga dan watu kodok, jejak peradaban masa Empu Sindok hingga sebelumnya.
MALANG, SJP — Wilayah Desa Gedog Kulon, Kecamatan Turen, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Prasasti Turyyan, menyimpan potensi sejarah dan budaya yang kaya meski kini terhimpit pemukiman warga.
Peninggalan berupa Punden Situs Sentono Watu, perwujudan Lingga, hingga batu katak atau watu kodok menjadi penanda jejak peradaban kuno yang menarik perhatian.
Ketua Paguyuban budaya Amartya Bhumi Kepanjian, Gunawan, mengatakan, Situs Sentono Watu kemungkinan besar memiliki makna spiritual.
“Istilah Sentono Watu merujuk pada tempat batu, sedangkan Lingga dan watu kodok erat kaitannya dengan simbol Hindu-Buddha serta doa bagi ketersediaan air untuk pertanian,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Menurutnya, kesederhanaan bentuk situs dapat menjadi petunjuk adanya keterkaitan dengan peradaban masa Empu Sindok pada abad ke-10 Masehi, bahkan bisa jadi berasal dari masa sebelumnya.
“Jika benar, situs ini bisa membuka wawasan baru tentang perkembangan budaya dan keagamaan kuno di wilayah Malang,” tukasnya.
Gunawan menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut serta dokumentasi yang akurat agar signifikansi situs semakin jelas.
“Situs seperti ini harus dijaga dan dilestarikan, karena merupakan bagian dari warisan sejarah dan budaya lokal yang berharga,” pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

