Siswa SMP Korban Penusukan di Bondowoso Mulai Pulih usai Operasi
Siswa SMP korban dugaan kekerasan di Bondowoso menunjukkan kondisi membaik usai operasi. Pemerintah menanggung biaya perawatan. Sementara polisi mengamankan pelaku yang masih di bawah umur.
BONDOWOSO, SJP — Siswa SMP korban dugaan kekerasan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kini menunjukkan kondisi membaik. Korban berinisial MD (13) sudah menjalani operasi dan memasuki masa pemulihan.
Direktur RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto mengatakan, korban sudah tidak membutuhkan ventilator dan diperkirakan dapat pulih dalam waktu 1–2 minggu ke depan.
“Sudah menjalani operasi. Saat ini korban sudah tidak memakai ventilator dan sekarang sudah masuk masa pemulihan. Karena traumanya cukup berat, diperkirakan 1-2 minggu akan pulih,” katanya, Jumat (22/8/2025).
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, usai menjenguk korban menyampaikan, seluruh biaya pengobatan hingga korban sembuh akan ditanggung pemerintah daerah.
“Semua penanganan korban ditanggung pemerintah, dan ada dukungan untuk penyelesaian serta pendampingan untuk pemulihan fisik maupun psikis,” ujar bupati yang karib disapa Ra Hamid.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) juga melakukan pendampingan psikologis terhadap korban maupun pelaku yang sama-sama masih di bawah umur.
“Kami tidak tinggal diam untuk memberikan pendampingan dan pemulihan psikologis korban maupun pelaku yang keduanya masih di bawah umur,” tandas Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3AKB Bondowoso, Hafidatullaily.
Peristiwa dugaan kekerasan itu terjadi di Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (21/8/2025). Kasus tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso.
Kabag Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto menyebut, pihak kepolisian telah mengamankan seorang anak yang diduga sebagai pelaku.
“Pelaku saat ini sedang kita amankan,” terangnya.
Kasus ini melibatkan MD (13) yang mengalami luka serius di bagian perut. Hingga saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

