Puncak Arus Mudik Terlewati, Penumpang Kereta Api Masih Terus Meningkat
Meski puncak arus mudik sudah terjadi, volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data pantauan pada pukul 09.00 WIB, tercatat secara kumulatif sebanyak 107.798 penumpang telah tiba dan 59.076 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, termasuk stasiun Kediri.
KEDIRI, SJP - Puncak arus mudik pengguna angkutan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 15.115 kedatangan penumpang dan Keberangkatan 8.190 penumpang.
"Angka keberangkatan pada puncak arus mudik tahun ini mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025, yang saat itu tercatat sebanyak 6.777 keberangkatan penumpang," tutur Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, Kamis, (19/3/2026).
Meski puncak arus mudik sudah terjadi, volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data pantauan pada pukul 09.00 WIB, tercatat secara kumulatif sebanyak 107.798 penumpang telah tiba dan 59.076 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kediri.
Tohari mengungkapkan bahwa tren kedatangan pemudik masih terus mengalir cukup tinggi. Khusus pada hari ini, Kamis (19/3), tercatat sebanyak 12.606 penumpang datang dan 6.463 penumpang berangkat dan masih akan bertambah hingga tengah malam nanti untuk keberangkatan dan kedatangan KA terakhir
Sementara itu, dari lima stasiun dengan volume kedatangan penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa angkutan Lebaran 2026 hingga Kamis (19/3/2026), Stasiun Madiun menjadi yang pertama dengan sebanyak 33.980 penumpang, kemudian disusul Stasiun Blitar sebanyak 9.370 penumpang, Stasiun Kediri sebanyak 8.804 penumpang, Stasiun Jombang sebanyak 8.723 penumpang dan Stasiun Tulungagung sebanyak 8.307 penumpang.
PT KAI DAOP 7 Madiun sendiri mengoperasikan sebanyak 264 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 (22 hari). Rata-rata terdapat 12 perjalanan KAJJ per hari, di luar perjalanan KA Motor Gratis (Motis) yang juga turut mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran.
KAI sendiri terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran.
“KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan dukungan operasional yang optimal, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan,” pungkas Tohari. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

