Sinergi Lintas Agama dan Akademisi Gresik Peringati Hari Anak Nasional 2026

Bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, seminar tersebut menggabungkan edukasi kesehatan reproduksi remaja dengan penanaman nilai keberagaman membangun masa depan bangsa.

25 Jul 2026 - 16:34
Sinergi Lintas Agama dan Akademisi Gresik Peringati Hari Anak Nasional 2026
Seminar Kolaborasi GEMA BERDAYA yang diselenggarakan oleh Akademi Analis esehatan Delima Husada Gresik (AAKDHG) di Klenteng Kim Hin Kiong, Gresik, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Sebanyak 80 anak dan remaja dari berbagai latar belakang mengikuti Seminar Kolaborasi GEMA BERDAYA yang diselenggarakan oleh Akademi Analis esehatan Delima Husada Gresik (AAKDHG) di Klenteng Kim Hin Kiong, Gresik, Sabtu (25/7/2026). 

Bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, seminar tersebut menggabungkan edukasi kesehatan reproduksi remaja dengan penanaman nilai keberagaman membangun masa depan bangsa. 

Seminar tersebut mengambil tema GEMA BERDAYA (Generasi Muda Sehat dan Berdaya Bersinergi dalam Keberagaman) yang berkolaborasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Gresik dan Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (FORMAGAM).

Adapun acara seminar dibuka oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, Titik Ernawati.

"Tujuan dalam peringatan hari anak nasional ini agar membentuk generasi yang sehat, berdaya, dan untuk membangun negara diantara keberagaman umat beragama di Kabupaten Gresik," kata Titik.

Titik mengatakan, seminar Kolaborasi GEMA BERDAYA yang diinisiasi oleh Akademi Analis esehatan Delima Husada Gresik ini menjadi sinergi yang baik dengan Pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten layak anak.

Adapum kategori predikat Kabupaten layak anak salah satunya ialah anti diskiriminasi yang membedakan suku dan ras.

"Gresik mendapat predikat Kabupaten layak anak selama dua tahun berturut-turut, penghargaan layak anak tingkat nindya," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) AAKDHG, Analisa Putri Pertiwi, menyampaikan seminar Kolaborasi GEMA BERDAYA menjadi pembukaan dari Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan oleh mahasiswa AAKDHG.

Kebetulan penyelenggaraan seminar ini bertepatan dengan peringatan HAN 2026 mengambil tema reproduksi remaja.

"Kita melihat lonjakan kasus HIV di Indonesia cukup besar sehingga kami dari akademisi ingin berkontribusi untuk ikut meminimalisir," jelasnya. 

Ketua Formagam Gresik, Djoko Pratomo, menambahkan, kegiatan ini jadi bentuk sinergi banyak pihak untuk membangun karakter dan pengetahuan anak-anak dan remaja. Melalui kolaborasi ini sebuah sinergi kemasyarakatan, akademisi, dan pemerintahan daerah yang baik. 

"Ketika bisa menghadirkan semua kalangan anak muda yang memiliki keberagaman keyakinan, menerima materi untuk melindungi, menyayangi, dan membangun masa depan," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow